Jakarta,REDAKSI17.COM – Menjelang bulan suci Ramadan, tren pasar mulai mengalami pergeseran signifikan seiring perubahan pola konsumsi masyarakat. Dinamika ini kerap menciptakan peluang bisnis musiman yang menarik, terutama di sektor-sektor yang kebutuhannya meningkat selama bulan puasa.
Tak sedikit masyarakat yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk mulai terjun ke dunia wirausaha. Mulai dari usaha kuliner hingga jasa, terdapat berbagai ide usaha bulan puasa Ramadan yang hampir selalu ramai peminat setiap tahunnya.
Ramadan dikenal sebagai salah satu periode terbaik untuk membuka usaha sampingan. Daya beli masyarakat cenderung meningkat, khususnya pada sektor tertentu yang erat kaitannya dengan kebutuhan berbuka puasa, persiapan Lebaran, hingga aktivitas ibadah.
Sebagai langkah awal, calon pelaku usaha perlu memahami tren dan kebutuhan masyarakat. Ceruk pasar yang dapat dieksplorasi pun cukup beragam, mulai dari kuliner, busana, hingga jasa kreatif.
Berikut beberapa ide usaha bulan puasa Ramadan yang bisa dijadikan inspirasi.
1. Jualan Takjil
Takjil merupakan kudapan atau minuman ringan yang dikonsumsi untuk membatalkan puasa sebelum makan besar. Di Indonesia, tradisi berburu takjil sudah melekat di masyarakat.
Selama Ramadan, permintaan takjil terbilang sangat tinggi sehingga peluang menjadikannya sebagai usaha yang menguntungkan terbuka lebar. Pilihan takjil pun beragam, mulai dari gorengan, kolak pisang, sop buah, puding, bubur sumsum, soes buah, dimsum, es cincau, hingga alpukat kocok.
2. Menjajakan Kurma
Kurma menjadi salah satu komoditas yang permintaannya meningkat tajam saat Ramadan. Mengonsumsi kurma saat berbuka puasa termasuk sunnah rasul, sehingga buah ini selalu menjadi primadona.
Pelaku usaha bisa mengambil stok dari distributor atau supplier besar, lalu menjualnya di depan rumah, bazar Ramadan, maupun melalui toko online di marketplace. Untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, promosi melalui media sosial juga bisa dimaksimalkan.
3. Kue Kering
Kue kering merupakan suguhan wajib saat Hari Raya Idulfitri. Menjelang Lebaran, permintaan produk ini biasanya melonjak drastis.
Beberapa jenis kue kering yang banyak diminati antara lain nastar, putri salju, kastengel, lidah kucing, kue kacang, hingga sagu keju. Selain dijual satuan, kue kering juga dapat dikemas dalam bentuk hampers untuk menarik minat konsumen.
4. Katering Makanan
Bagi yang memiliki keterampilan memasak, katering makanan berbuka dan sahur bisa menjadi pilihan usaha selama Ramadan. Bisnis ini menjawab kebutuhan masyarakat yang tidak sempat memasak sendiri karena kesibukan.
Menu yang ditawarkan sebaiknya bergizi seimbang, terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur, dan buah. Kualitas rasa, kebersihan, serta penyajian menjadi faktor penting agar konsumen tertarik untuk membeli secara berulang.
5. Jasa Custom Amplop
Menjelang Lebaran, jasa custom amplop juga banyak dicari. Peluang musiman ini berpotensi mendatangkan keuntungan cepat, terutama bagi yang memiliki keahlian desain.
Desain amplop bisa dibuat unik, minimalis, atau modern, dengan opsi personalisasi seperti penambahan nama penerima, karakter tertentu, atau pesan singkat agar lebih berkesan.
6. Bisnis Baju Muslim
Bisnis baju muslim hampir selalu mengalami peningkatan penjualan selama Ramadan. Budaya membeli pakaian baru untuk menyambut Lebaran membuat sektor ini memiliki potensi keuntungan besar.
Paket keluarga atau family package kerap menjadi pilihan favorit. Pelaku usaha tidak harus memproduksi sendiri, tetapi bisa menjadi reseller dari merek tertentu dan memasarkannya secara offline maupun online.





