Jakarta,REDAKSI17.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah pagi ini. IHSG sejak awal pembukaan perdagangan sudah turun ke level 8.100-an.
Berdasarkan data perdagangan RTI, Jumat (27/2/2026), IHSG langsung terjun bebas ke zona merah sejak awal pembukaan perdagangan. Per pukul 09.05 WIB IHSG berada di level 8.168,86, turun 66,39 poin atau sekitar 0,81%.
IHSG dibuka di level 8.211,30. IHSG berada di level terendahnya 8.151,9 dan tertinggi 8.214,5.
Sebanyak 396 saham melemah, 138 saham menguat, dan 159 stagnan. Volume perdagangan pagi ini mencapai 4,34 miliar saham dengan perputaran modal mencapai Rp 1,49 triliun. Frekuensi perdagangan pagi ini mencapai 211.250 kali.
Wanti-wanti S&P
Perlu diketahui, ekonomi Indonesia kembali disorot lembaga keuangan dunia. Kali ini profil kredit Indonesia di mata S&P Global Ratings di ujung tanduk. Penurunan peringkat kredit bisa saja terjadi dalam waktu dekat.
S&P memperingatkan meningkatnya tekanan fiskal, khususnya biaya pembayaran utang yang lebih tinggi telah meningkatkan risiko ekonomi bagi Indonesia. Dikutip dari Bloomberg, Jumat (27/2/2026), Rain Yin, analis di S&P Global Ratings menilai pembayaran bunga utang Indonesia sangat mungkin melebihi ambang batas utama 15% dari pendapatan pemerintah tahun lalu.
Jika tetap di atas ambang batas secara berkelanjutan, hal itu dapat memicu pandangan yang lebih negatif terhadap peringkat kredit Indonesia. Yin memaparkan hal tersebut dalam sebuah webinar tentang kawasan Asia Pasifik.
S&P belum mengubah prospek pada peringkat kredit Indonesia di level BBB. Hanya saja, komentar Yin menunjukkan kekhawatiran yang meluas tentang posisi fiskal Indonesia.





