Home / Nasional dan Internasional / Iran vs AS Memanas, Ghalibaf Sebut Klaim Trump “Keinginan yang Dijadikan Berita”

Iran vs AS Memanas, Ghalibaf Sebut Klaim Trump “Keinginan yang Dijadikan Berita”

Teheran,REDAKSI17.COM – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, secara tegas membantah klaim Presiden AS Donald Trump terkait adanya negosiasi langsung antara kedua negara.

Ghalibaf menyebut pernyataan Trump sebagai bentuk propaganda. Ia menilai Washington hanya menyebarkan keinginan mereka seolah-olah sebagai fakta, sambil tetap melancarkan ancaman terhadap Iran.

“Musuh mempromosikan keinginan mereka sebagai berita sambil mengancam bangsa kita pada saat yang sama. Kesalahan besar. Jika mereka menyerang satu, kami akan membalas dengan beberapa serangan,” tulisnya dalam unggahan di X.

Ia juga menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam jika terjadi eskalasi militer. Menurutnya, setiap serangan dari pihak AS atau sekutunya akan dibalas dengan respons yang lebih besar.

Pemerintah Iran menegaskan tidak pernah melakukan pembicaraan langsung dengan Washington. Namun, Teheran mengakui menerima pesan melalui sejumlah mediator terkait keinginan AS untuk membuka jalur diplomasi.

Pernyataan ini sekaligus membantah klaim Trump dalam wawancara dengan media AS yang menyebut adanya “pembicaraan langsung” dengan pemimpin Iran, termasuk Ghalibaf.

Trump bahkan menyatakan akan mengetahui dalam waktu dekat apakah pihak Iran bersedia bekerja sama dengan AS dalam mengakhiri konflik yang tengah berlangsung.

Nama Ghalibaf sebelumnya disebut-sebut sebagai perantara potensial dalam komunikasi antara kedua negara, meski memiliki latar belakang kuat di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *