Jakarta,REDAKSI17.COM – Isu reshuffle alias perombakan kabinet Presiden Prabowo Subinto kini mengemuka.
Hal itu kemudian ditanggapi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Menurut Teddy, reshuffle ini tinggal menunggu dalam waktu dekat.
Namun, Teddy tidak menjelaskan apakah reshuffle ini bisa dilakukan dalam pekan ini atau tidak.
“Tunggu saja,” kata Teddy singkat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, soal perombakan kabinet akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.
“Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” katanya.
Sebelumnya, kabar perombakan atau reshuffle kembali mengemuka setelah libur Lebaran 2026.
Isu Perombakan Kabinet
Isu perombakan kabinet jilid VI ini sebelumnya santer akan dilakukan Presiden pada Februari lalu setelah Thomas Djiwandono bertukar posisi dengan Juda Agung, dari posisi Wakil Menteri Keuangan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Reshuffle nanti dilakukan setelah usia pemerintahan Prabowo-Gibran setahun lebih.
Beredar kabar rencana perombakan kabinet sudah dibahas Presiden Prabowo pada akhir tahun 2025.
Awalnya, reshuffle akan dieksekusi pada Januari sepulang dari lawatan luar negeri, yakni Inggris dan London.
Perombakan kabinet yang rencananya akan dilakukan Presiden diisukan akan menyasar lebih dari lima kementerian.
Perombakan atau reshuffle semakin menguat setelah adanya tukar guling antara Thomas Djiwandono dengan Juda Agung.
Namun, pelantikan Wamenkeu dilakukan lebih dulu.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menanggapi isu perombakan kabinet atau reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto.
Dia menyatakan reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif Prabowo.
Doli meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi berlebihan karena Presiden Prabowo yang paling memahami kebutuhan kabinet di tengah situasi geopolitik internasional saat ini.
“Kalau namanya reshuffle kabinet itu kan kewenangan mutlak atau apa namanya, hak prerogatif privilege-nya Pak Presiden, Pak Prabowo, gitu loh,” ujar Doli di Gedung DPR RI, Senayan, Senin (6/4/2026).
Menurut Doli, Presiden Prabowo memiliki penilaian tersendiri mengenai dampak situasi global terhadap kondisi dalam negeri sebelum mengambil langkah strategis.
“Nah tentu beliau yang paling bisa menilai ya. Apakah situasi apa pun yang dihadapi, termasuk situasi geopolitik internasional sekarang ini, apakah punya dampak terhadap Indonesia sehingga memang harus kemudian diambil langkah-langkah termasuk soal reshuffle,” lanjutnya.
Hingga saat ini, kata dia, Golkar menilai kinerja kabinet masih dalam kondisi stabil, terutama dalam menjaga harga komoditas penting di tengah krisis dunia.
“Misalnya, kalau di tempat negara atau negara-negara lain, harga BBM sudah naik, kita tidak, gitu ya. Terus kemudian stok BBM kita sampai hari ini pemerintah menyatakan masih aman,” tegasnya.
Biodata Teddy Indra Wijaya
Nama : Teddy Indra Wijaya
Tempat Tanggal Lahir : Manado, Sulawesi Utara, 14 April 1989
Agama : Islam
Kekayaan Teddy Indra Wijaya
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya telah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan laporan yang disampaikan, Teddy memiliki kekayaan total Rp 15,38 miliar.
Melansir Kompas.id, Teddy menyatakan bahwa laporan kekayaan yang disampaikannya akan diverifikasi oleh KPK.
Ia tidak menampik bahwa laporan yang dibuat sudah sesuai dengan ketentuan yang diberikan Komisi Antirasuah.
Selain itu, ia juga tidak menjawab apakah ada arahan agar seluruh anggota Kabinet Merah Putih diminta membuat LHKPN selengkap mungkin.
“Kalau dirasa tidak cukup detail, kan, akan diverifikasi oleh KPK,” katanya melalui pesan singkat, Kamis (23/1/2025).
Berdasarkan laporan, Teddy tercatat tidak memiliki utang sepeser pun.
Mayoritas harta kekayaannya berupa aset properti atau tanah dan bangunan senilai Rp 8.200.000.000.
Letkol Teddy tercatat memiliki properti di Sragen, Jawa Tengah, Minahasa, Sulawesi Utara, dan Bekasi, Jawa Barat.
Dari total lima aset propertinya, empat di antaranya merupakan hibah dan satu tanah bangunan di Bekasi didapat dari hasil sendiri.
Letkol Teddy juga memiliki tiga mobil, yaitu Toyota Jeep L.C. tahun 2014, Toyota Fortuner tahun 2015, dan Honda CRV tahun 2010.
Kendaraan ini merupakan hasil sendiri senilai Rp 1.330.000.000.
Kekayaan Letkol Teddy juga mencakup harta bergerak lainnya senilai Rp 4.680.000.000, serta kas dan setara kas Rp 1.170.000.000.





