Home / Ekonomi dan Bisnis / Kabar Terbaru dari Istana soal Wacana Gaji Pejabat Dipotong

Kabar Terbaru dari Istana soal Wacana Gaji Pejabat Dipotong

Jakarta,REDAKSI17.COM – Pemerintah merespons dampak perang di Kawasan Timur Tengah terhadap ekonomi nasional, utamanya terhadap anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Pemicunya adalah harga minyak dunia meroket lantaran pasokan terkendala imbas penutupan Selat Hormuz oleh Iran.
Lonjakan harga BBM membuat pemerintah harus bergerak cepat menambah pundi-pundi anggaran, ketimbang memangkas subsidi BBM dan listrik, termasuk program andalan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) .

Opsi yang diambil adalah efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga, termasuk di dalamnya pemangkasan gaji pejabat negara.

Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya ikut mengkaji opsi tersebut. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usulan pemangkasan gaji pejabat tengah dikaji.

“Sedang kita detailkan kajiannya, karena apapun yang terjadi meskipun sesungguhnya dari sisi pasokan BBM kita tidak perlu khawatir karena stok aman,” ujar Prasetyo di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

Prasetyo mengatakan, apa yang disampaikan Prabowo wajar dilakukan. Menurutnya, penghematan anggaran memang lebih baik dilakukan dari unsur pemerintahan, baik dari kementerian atau lembaga.

“Tentunya diawali nanti dari unsur pemerintahan, kementerian, dan lembaga kan banyak apa namanya yang bisa dilakukan untuk tadi mengurangi konsumsi BBM, misalnya migrasi ke transportasi publik, kurangi kendaraan dinas pemakaiannya,” ujar Prasetyo.

Menurutnya, efisiensi anggaran memang harus dilakukan pemerintah. Bukan hanya di tengah krisis saja, di saat kondisi normal efisiensi anggaran juga harus dilakukan.

“Nah, namun tentunya kita harus jadikan ini pelajaran untuk efisiensi diri kita, dulu nggak ada kejadian juga anggaran kita efisiensi kan,” sebut Prasetyo.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga buka suara merespons pemangkasan gaji pejabat. Purbaya tidak menjawab secara gamblang apakah gaji pejabat akan dipangkas.

Menurut Purbaya tidak masalah jika opsi tersebut harus diambil karena besaran gaji saat ini dianggap sudah terlalu besar.

“Ya nggak apa kalau menteri gajinya dipotong, sudah kegedean juga,” kata Purbaya usai kunjungan ke Pasar Beringharjo, Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *