
OKU TIMUR,REDAKSI17.COM – Hari Senin pertama di bulan Januari 2026 menjadi momen sibuk sekaligus krusial bagi jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka. Kapolsek Cempaka, AKP Mgs. Romi F.A.R., MH, turun langsung ke Desa Tanjung Kukuh, Kecamatan Semendawai Barat, untuk menjalankan dua misi penting sekaligus: membina generasi muda dan mengawal demokrasi warga.
Pada Senin (05/01/2026) pagi, kehadiran Kapolsek tidak hanya untuk memimpin upacara di sekolah, namun juga untuk melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat dan perangkat desa yang bersiap menggelar unjuk rasa.
Agenda diawali dengan Kapolsek bertindak sebagai Pembina Upacara di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tanjung Kukuh. Di hadapan dewan guru, staf, dan ratusan siswa yang antusias, AKP Romi menyampaikan amanat penting mengenai pembangunan karakter.
Ia memotivasi para pelajar untuk menanamkan disiplin tinggi sejak dini. Poin krusial yang ditekankan adalah penggunaan gawai dan media sosial.
“Anak-anakku sekalian, kurangi bermain media sosial, apalagi melihat konten-konten negatif yang tidak sesuai usia. Itu bisa merusak masa depan dan prestasi kalian. Gunakan waktu untuk hal positif seperti membaca dan berolahraga,” tegas AKP Romi dalam amanatnya.
Selesai memimpin upacara, Kapolsek Cempaka didampingi Kanit Provost Aiptu Yayan Supriadi, SH, tidak langsung beranjak pulang. Ia segera menemui kelompok masyarakat dan perangkat Desa Tanjung Kukuh yang telah berkumpul.
Massa tersebut diketahui hendak bertolak menuju Gedung Bupati OKU Timur untuk melaksanakan aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi.
Dalam kesempatan tatap muka tersebut, AKP Romi memberikan arahan (APP) dan himbauan humanis namun tegas. Ia mengingatkan bahwa menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak konstitusional, namun harus dilakukan sesuai koridor hukum.
“Silakan sampaikan aspirasi kepada Bapak Bupati, itu hak bapak-ibu sekalian. Namun saya minta tolong, jaga ketertiban dan jangan anarkis. Tunjukkan bahwa warga Tanjung Kukuh adalah warga yang cerdas dan taat hukum,” ujar Kapolsek di hadapan massa.
Ia juga menekankan agar selama perjalanan menuju kantor Pemkab OKU Timur, massa aksi tetap menghormati pengguna jalan lain dan tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat memicu gesekan.
“Kami dari kepolisian siap mengawal agar aspirasi tersampaikan dengan aman. Kuncinya satu: tertib,” tambahnya.
Kehadiran Kapolsek Cempaka pagi itu diapresiasi oleh Kepala SDN 2 Tanjung Kukuh dan para tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, baik dengan pihak sekolah maupun dengan perwakilan warga.
Hingga rombongan massa bergerak menuju kantor Bupati, situasi di Desa Tanjung Kukuh terpantau aman, tertib, dan kondusif. Langkah persuasif Kapolsek ini dinilai efektif dalam meredam potensi konflik sekaligus mempererat sinergi antara Polri, dunia pendidikan, dan masyarakat.



