Makasar,REDAKSI17.COM- Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Udara Tahun Anggaran 2026.
Pertemuan strategis ini berlangsung di Gedung Serba Guna Suharnoko Harbani, Markas Besar TNI Angkatan Udara, pada Jumat lalu dengan agenda utama penyelarasan visi transformasi kekuatan udara nasional.
Rapim TNI AU 2026 dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Dalam arahannya, Kasau memaparkan lima pilar prioritas yang akan menjadi arah gerak organisasi ke depan.
Pilar tersebut mencakup modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam), validasi organisasi, pengembangan peranti lunak, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta dukungan aktif terhadap kebijakan nasional.
Kasau menegaskan bahwa kelima prioritas tersebut merupakan fondasi utama dalam membangun kekuatan udara yang profesional, unggul, dan adaptif.
Mengusung tema Transformasi TNI AU Melalui Modernisasi Alpalhankam dalam rangka Menyongsong Era Perang Modern Guna Mewujudkan TNI AU yang AMPUH, jajaran pimpinan diingatkan untuk selalu berpikir inovatif dan berani mengambil inisiatif di tengah kompleksitas geopolitik global.
Lebih lanjut, Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengajak seluruh komandan satuan untuk memiliki kesamaan pola pikir dan pola tindak.
Hal ini krusial agar setiap kebijakan strategis yang diputuskan di tingkat pusat dapat terlaksana secara efektif, terukur, dan tepat sasaran di seluruh jajaran pangkalan udara, termasuk Lanud Sultan Hasanuddin yang memiliki posisi strategis di wilayah Indonesia Timur.
Melalui keikutsertaan dalam Rapim ini, Lanud Sultan Hasanuddin berkomitmen untuk mengintegrasikan langkah sesuai instruksi komando atas.
Keselarasan persepsi ini diharapkan mampu mengoptimalkan kontribusi kekuatan udara nasional dalam menjaga kedaulatan wilayah serta mendukung kepentingan bangsa dan negara di masa mendatang.





