UMBULHARJO,REDAKSI17.COM — Sebanyak 379 atlet pencak silat dari jenjang SD, SMP, dan SMK mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Pencak Silat Antar Pelajar Se-Kota Yogyakarta Tahun 2026. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Yogyakarta dan berlangsung di Gedung Bakti Wana Bhakti Yasa.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, pada Rabu (22/1/2026). Dalam sambutannya, Hasto berpesan kepada seluruh peserta agar bertanding dengan semangat juang tinggi, menjunjung sportivitas, serta mematuhi setiap aturan pertandingan.
“Menang dan kalah adalah bagian dari kompetisi. Namun karakter, sikap, dan mental yang kalian tunjukkan di arena akan menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup ke depan. Tunjukkan bahwa pelajar Kota Yogyakarta adalah pelajar yang berkarakter, sportif, dan bermental juara,” ujar Hasto.
Ia juga mengungkapkan, pencak silat merupakan olahraga kebanggaan bangsa sekaligus warisan budaya Indonesia yang sarat nilai luhur, seperti disiplin, sportivitas, keberanian, pengendalian diri, serta rasa hormat kepada sesama. Menurutnya, melalui pencak silat, pelajar tidak hanya dilatih fisiknya, tetapi juga dibentuk karakternya.
“Seorang pesilat diajarkan untuk kuat namun tetap rendah hati, berani tetapi tahu batas, serta mampu membela diri tanpa menyalahgunakan kemampuan,” imbuhnya.
Ia berharap melalui kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet berprestasi dan mempertahankan atlet-atlet pencak silat di Kota Yogyakarta untuk maju ke tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua IPSI Kota Yogyakarta, Haris Wijaya Kusuma, menyampaikan Kejurkot ini menjadi bagian dari proses penilaian dan seleksi atlet pelajar. Menurutnya, ajang ini dimanfaatkan untuk melihat kesiapan kader-kader terbaik pencak silat Kota Yogyakarta sejak dini.
“Ini adalah kesempatan bagi adik-adik semua untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Hari ini hingga menjelang final, tim kami akan melakukan pemantauan. Tidak hanya juara satu, dua, dan tiga, tetapi juga atlet-atlet potensial akan kami panggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC),” jelas Haris.
Ia berharap pada tahun 2026 Kota Yogyakarta kembali mampu mempertahankan prestasi sebagai juara umum di tingkat provinsi, sebagaimana capaian pada tahun-tahun sebelumnya.
Selanjutnya, Ketua Panitia Kejurkot 2026, Dadang Arif Dwi Saputra menambahkan, kejuaraan ini diikuti oleh 379 atlet dari berbagai jenjang pendidikan. Ia menyebutkan kegiatan ini merupakan ikhtiar untuk terus meningkatkan prestasi pencak silat pelajar Kota Yogyakarta.
“Alhamdulillah, dalam hampir tiga tahun terakhir pencak silat pelajar Kota Yogyakarta beberapa kali menjadi juara umum. Melalui kejuaraan ini dan seleksi lanjutan, kami berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan,” ungkapnya.



