Home / Nasional / Korlantas Polri Imbau Pemudik Jaga Kesehatan dan Utamakan Keselamatan Saat Mudik Lebaran 2026

Korlantas Polri Imbau Pemudik Jaga Kesehatan dan Utamakan Keselamatan Saat Mudik Lebaran 2026

Main Image

Jakarta,REDAKSI17.COM – Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 untuk mempersiapkan diri dengan baik. Persiapan dapat dilakukan mulai dari menjaga kondisi kesehatan, hingga memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.

Imbauan tersebut disampaikan Brigjen Pol Faizal saat menghadiri diskusi publik bertajuk “Kesiapan Jelang Mudik Lebaran Tahun 2026” yang digelar oleh Tempo di Gedung Tempo Media, Kamis (12/3/2026).

Brigjen Pol Faizal juga mengingatkan pemudik untuk beristirahat secara berkala selama perjalanan, terutama bagi pengemudi kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

“Setiap sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan, pengemudi wajib beristirahat agar kondisi tetap prima dan perjalanan tetap aman,” ujar Brigjen Pol Faizal.

Selain itu, pemudik juga diminta menjaga emosi selama perjalanan, terutama saat mendekati waktu berbuka puasa, serta tetap menjaga komunikasi dengan keluarga agar kondisi dan posisi perjalanan dapat diketahui.

Menurut Brigjen Pol Faizal, kepadatan lalu lintas selama arus mudik merupakan hal yang wajar karena jutaan masyarakat melakukan perjalanan dalam waktu yang hampir bersamaan. Namun demikian, keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama.

“Lebih baik perjalanan sedikit lebih lambat tetapi selamat sampai tujuan daripada memaksakan kecepatan yang berisiko menimbulkan masalah,” kata Brigjen Pol Faizal.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol Faizal juga menjelaskan bahwa Operasi Ketupat untuk pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran akan dimulai pada 13 Maret pukul 00.00 WIB dan berlangsung hingga 25 Maret. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan hingga 29 Maret.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polri mengerahkan sekitar 317.666 personel yang ditempatkan di berbagai wilayah di Indonesia. Selain itu, disiapkan pula 2.756 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

Brigjen Pol Faizal menegaskan keberhasilan pengamanan mudik tidak hanya bergantung pada aparat kepolisian, tetapi juga memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak.

“Kata kunci pelaksanaan operasi ini adalah koordinasi, kolaborasi, dan kerja sama, termasuk dengan rekan-rekan media,” ujar Brigjen Pol Faizal.

Brigjen Pol Faizal juga mengingatkan masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan selama masa mudik.

“Petugas hadir untuk memberikan pengamanan dan kenyamanan agar seluruh pemudik dapat selamat sampai tujuan. Mudik aman, keluarga bahagia,” tutup Brigjen Pol Faizal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *