Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Lebih dari 2.000 atlet pelajar di DIY siap berlaga pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY Tahun 2026. Ajang olahraga pelajar ini akan mempertandingkan 33 cabang olahraga.
POPDA DIY Tahun 2026 dibuka oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X pada Rabu (01/04) di GOR Amongraga, Yogyakarta. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 5 April 2026. Sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain anggar, angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli, bulutangkis, catur, pencak silat, renang, sepak bola, wushu, dan lainnya.
Sri Paduka menyebut, POPDA merupakan ajang strategis dalam membina olahraga pelajar di DIY sekaligus menjadi wadah seleksi bagi atlet-atlet terbaik untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. “Dari sinilah kita menyiapkan generasi atlet muda yang mampu mengharumkan nama DIY dan Indonesia di tingkat nasional, bahkan internasional,” kata Sri Paduka.
Menurutnya, POPDA juga menjadi sarana pemetaan dan pembibitan atlet pelajar potensial. Kompetisi ini dinilai mampu menyaring bibit-bibit unggul dari sekolah-sekolah, serta kerap melahirkan atlet muda berprestasi yang melampaui target.
“POPDA merupakan wadah pencetak atlet andalan DIY dan Indonesia. Saya berharap, melalui penyelenggaraan POPDA Tahun 2026 ini, akan lahir lebih banyak atlet pelajar yang tangguh, berkarakter, disiplin, dan siap bersaing secara sehat,” tutur Sri Paduka.
Ia menegaskan, olahraga tidak hanya soal kekuatan fisik dan teknik, tetapi juga pembentukan karakter. Melalui POPDA, para atlet ditempa untuk memiliki daya juang, semangat pantang menyerah, kemampuan bekerja sama, serta mental juara.
“Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, keluarkan kemampuan terbaik yang kalian miliki, namun tetaplah menjunjung tinggi disiplin dan sportivitas. Kemenangan memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana kalian belajar menghormati aturan, menghargai lawan, menerima hasil dengan lapang dada, dan terus memperbaiki diri,” tutupnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Muhammad Setiadi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan POPDA bertujuan untuk mengukur capaian pembinaan prestasi olahraga pelajar di DIY sekaligus mencetak atlet-atlet potensial. Ajang ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan motivasi pelajar dalam berlatih dan berprestasi, serta memperkuat persatuan dan kesatuan di kalangan pelajar.
“POPDA ini menjadi sarana untuk mengukur pencapaian pembinaan olahraga pelajar, sekaligus melahirkan calon-calon atlet terbaik yang ke depan akan menjadi andalan DIY,” ujarnya.
POPDA DIY 2026 diikuti oleh 2.476 atlet dari seluruh kabupaten/kota di DIY. Atlet dari Kabupaten Gunungkidul sebanyak 376 atlet, Kulon Progo 411 atlet, Sleman 597 atlet, Kota Yogyakarta 546 atlet, dan Kabupaten Bantul 546 atlet.
Mengusung moto “Satu Semangat, Satu Tekad DIY Berprestasi” serta tema “Bergerak Bersama Menjunjung Tinggi Sportivitas serta Jujur dan Beretika untuk Menjadi Juara”, penyelenggaraan POPDA tahun ini diharapkan mampu melahirkan atlet pelajar yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berintegritas. Pendanaan kegiatan POPDA DIY 2026 bersumber dari APBD DIY Tahun Anggaran 2026 serta didukung berbagai pihak, di antaranya Dinas Koperasi dan UKM DIY, KONI DIY, dan sejumlah mitra lainnya.
Humas Pemda DIY




