Home / Politik / Legislator PKS Dorong Sinergi Holding–Subholding Perkuat Sektor Hulu Migas

Legislator PKS Dorong Sinergi Holding–Subholding Perkuat Sektor Hulu Migas

    

BALI,REDAKSI17.COM — Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI di Provinsi Bali telah dimanfaatkan untuk memperdalam penguatan sektor hulu minyak dan gas bumi sebagai fondasi ketahanan energi nasional di berbagai wilayah Indonesia.

Pertemuan dilakukan bersama PT Pertamina (Persero) selaku holding, subholding downstream yang telah dilebur, Pertamina Hulu Energi, serta perwakilan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM.

Dalam pembahasan tersebut disampaikan bahwa dari sisi pasokan energi fosil, bahan bakar minyak dan LPG 3 kilogram tetap menjadi kebutuhan vital masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

Peningkatan konsumsi bahan bakar minyak umumnya terjadi akibat arus mudik, mobilitas masyarakat, serta distribusi logistik di berbagai wilayah Indonesia.

“Saya mendorong Pertamina Hulu Energi meningkatkan porsi lifting gas untuk memperkuat ketahanan energi masa depan,” ujar Jalal Abdul Nasir, anggota Komisi XII dari Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VII.

Kinerja Pertamina Hulu Energi sebagai subholding hulu dinilai strategis dalam menjaga kesinambungan pasokan energi, terutama dalam menghadapi dinamika kebutuhan domestik dan agenda transisi energi nasional.

“Gas memiliki peran penting dalam bauran energi. Karena itu, peningkatan produksi dan optimalisasi lapangan harus terus didorong secara terukur dan berkelanjutan,” tegasnya.

Transformasi korporasi di lingkungan PT Pertamina (Persero) juga disoroti sebagai bagian dari penguatan daya saing industri energi nasional melalui perbaikan tata kelola dan efisiensi operasional.

“Saya mendorong holding terus meningkatkan tata kelola, efisiensi, dan digitalisasi agar kinerja perusahaan semakin sehat dan akuntabel,” ungkapnya.

Sinergi antara holding dan subholding dinilai perlu terus diperkuat guna memastikan proses bisnis berjalan efektif serta mampu menjawab tantangan investasi dan teknologi di sektor hulu.

“Saya juga mendorong Pertamina Hulu Energi menggandeng PT DSAW sebagai produsen pipa minyak dan gas bumi lokal agar tercipta lapangan kerja yang lebih luas dan nilai tambah ekonomi nasional semakin meningkat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *