Gedongtengen,REDAKSI17.COM – Safari Tarawih Pemerintah Kota Yogyakarta kali ini menyasar kawasan pusat kota. Bertempat di Masjid Baitussalam, Jalan Dagen, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kamis (26/2), ratusan jamaah memadati masjid untuk menunaikan salat tarawih bersama dengan khusyuk.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta menyalurkan bantuan dana sebesar Rp10 juta. Dukungan juga diberikan oleh Baznas Kota Yogyakarta sebesar Rp2 juta, BPD DIY sebesar Rp2,5 juta, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta berupa mushaf Al-Qur’an, serta sejumlah buku bacaan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa Masjid Baitussalam memiliki posisi strategis karena berada di pusat kota dan dekat kawasan Malioboro, dengan dinamika masyarakat yang sangat beragam.
“Masjid Baitussalam berada di tengah kota, di pusat Kota Yogya, Malioboro, dan pengaruhnya sangat besar oleh ekosistem manusia yang datang dari mana-mana. Bisa ada yang positif, bisa ada yang negatif. Maka masjid di sini punya peran untuk mempertahankan karakter masyarakat di sekitar agar tetap baik, tidak terpengaruh hal-hal negatif karena berada di ekosistem yang sangat heterogen,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya masjid sebagai pusat pembangunan karakter, khususnya bagi generasi muda. “Marilah kita jaga adik-adik kita yang muda-muda agar tetap bisa memanfaatkan masjid ini sebagai pusat pembangunan karakter,” katanya.
Selain fungsi keagamaan, Hasto juga berharap masjid dapat berkontribusi dalam aspek sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. “Karena di sini dari sisi sosial ekonomi juga heterogen sekali, harapan saya masjid ke depan bisa ikut memakmurkan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Baitussalam, Muslimin Hamid, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran Wali Kota menjadi motivasi tersendiri bagi jamaah.
“Seumpama tidak diberi bantuan pun, kehadiran Pak Wali Kota dan yang lainnya ke Masjid Baitussalam ini sudah cukup memberikan support kepada jamaah di lingkungan Masjid Baitussalam,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, bantuan dana akan dimanfaatkan untuk memperbaiki sejumlah sarana yang masih perlu penyempurnaan, seperti tempat wudhu dan area belakang masjid, termasuk peningkatan kebersihan. Dukungan tersebut diharapkan juga menambah semangat para marbot dan relawan dalam mengelola dan memakmurkan masjid.
“Insyaallah akan memberikan sebagai jalan untuk mengembangkan dan ya paling tidak untuk memperbaiki kondisi masjid yang diperlukan untuk perbaikannya,” katanya.



