
Bandung,REDAKSI17.COM – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Melly Goeslaw, berharap civitas akademika serta para pemangku kepentingan dapat memberikan masukan substantif dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta. Menurutnya, Jawa Barat memiliki kontribusi besar dalam perkembangan industri musik nasional.
“Mungkin pada kesempatan ini saya berharap teman-teman akademisi bisa memberikan masukan. Hampir 90 persen band di Indonesia berasal dari Jawa Barat, jadi isu ini memang sangat menjadi perhatian,” ujar Melly usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Baleg DPR RI ke Bandung, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Kunjungan Kerja Badan Legislasi DPR RI, Martin Manurung, menegaskan bahwa Jawa Barat merupakan salah satu lumbung pelaku seni nasional yang sangat relevan dengan pembahasan RUU Hak Cipta. Ia menekankan pentingnya regulasi ini untuk menjamin tata kelola royalti yang adil dan transparan bagi para pelaku industri kreatif.
“Jawa Barat ini merupakan salah satu lumbung pelaku seni yang berkaitan erat dengan Undang-Undang Hak Cipta. Jika undang-undang ini berhasil kita sahkan, manfaatnya besar, terutama untuk memastikan royalti dipungut dan didistribusikan secara benar,” ujar Martin.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Martin Manurung menyampaikan harapannya agar pembahasan RUU Hak Cipta dapat segera dirampungkan di tingkat Badan Legislasi DPR RI.
“Jika tidak ada persoalan substansial yang masih menggantung, mudah-mudahan sebelum masa reses pada 18 Februari nanti, pembahasan di Baleg bisa diselesaikan dan dibawa ke Sidang Paripurna,” tutupnya.


