Jakarta,REDAKSI17.COM – Iran menyatakan takkan berpartisipasi di Piala Dunia 2026 karena perang melawan Amerika Serikat. Begini skenario yang mungkin diambil FIFA terkait situasi ini.
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyatakan perang melawan AS dan Israel menjadi penyebab mereka mundur dari Piala Dunia 2026. Serangan AS dan Israel beberapa waktu lalu membuat pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, gugur.
“Mempertimbangkan bahwa rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, kami tak bisa berpartisipasi di Piala Dunia dalam keadaan apapun,” ujar Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali dikutip Sky Sports.
Pernyataan ini dikeluarkan Iran hanya sekitar dari tiga bulan jelang Piala Dunia 2026 bergulir. Team Melli menolak bermain di ajang prestisius tersebut.
Sebelumnya FIFA, lewat Presiden Gianni Infantino, menyatakan AS sudah menjamin keamanan Iran di Piala Dunia 2026. Infantino mengatakan bahwa Presiden Donald Trump akan mengizinkan kedatangan Mehdi Taremi dkk, meski negaranya sedang perang melawan AS.
Meski belum ada pernyataan resmi dari federasi sepakbolanya, Iran memang terlihat mantap bakal mundur dari Piala Dunia 2026. Lantas, apa yang bisa dilakukan FIFA terkait situasi ini?
Pertama, FIFA bisa saja membujuk Iran untuk tetap bermain di Piala Dunia 2026. Memindahkan lokasi pertandingan Iran dari AS ke Meksiko dan Kanada mungkin bisa dilakukan. Iran memang akan bermain di AS sepanjang fase grup, sehingga jika pindah ke Meksiko atau Kanada bisa saja terjamin keselamatannya.
Andai Iran tetap bersikeras mundur, FIFA saja bisa mengganti dengan tim lain. Sebelumnya, Irak dan Uni Emirat Arab menjadi dua kandidat yang disebut-sebut bisa menggantikan Iran, berdasarkan capaian di kualifikasi.
Irak saat ini akan berlaga di playoff Piala Dunia 2026. Sementara Uni Emirat Arab sebelumnya kalah melawan Irak di babak kelima.
Andai opsi mengganti tim tak diambil, terakhir FIFA bisa saja menggelar Piala Dunia 2026 dengan jumlah 47 negara saja. Iran tak digantikan siapa pun.
Artinya, Grup G cuma akan diisi Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Kondisi serupa sebelumnya pernah terjadi pada Piala Dunia 1950, saat India dan Prancis mundur usai undian dilakukan, sehingga cuma 13 negara yang berpartisipasi karena mepetnya waktu dan tak bisa mencari pengganti.
Skenario mana yang akan diambil FIFA untuk menyikapi sikap Iran memboikot Piala Dunia 2026?





