Home / Olahraga / Meski Tanpa Gol, Timnas Indonesia Unjuk Sinyal Menjanjikan Lawan Bulgaria

Meski Tanpa Gol, Timnas Indonesia Unjuk Sinyal Menjanjikan Lawan Bulgaria

Jakarta,REDAKSI17.COM – Timnas Indonesia tak mampu mencetak gol melawan Bulgaria. Terlepas dari persoalan efektivitas, skuad Garuda polesan John Herdman memberikan sinyal menjanjikan.
Timnas Indonesia kalah tipis 0-1 dari Bulgaria dalam final FIFA Series 2026. Jay Idzes dkk takluk akibat gol penalti dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026) malam WIB tersebut.

Melawan Bulgaria yang bermain dewasa, Indonesia mengontrol sebagian besar jalannya pertandingan. Mengutip situs Lapangbola, timnas menguasai bola hingga 71% dan mencatatkan 491 umpan sukses dengan persentase 86% dari total umpan.

Sementara itu Bulgaria mencoba mengendalikan serangan Indonesia dengan permainan defensif. Namun harus diakui, Bulgaria memeragakan permainan yang matang dan justru lebih efektif memanfaatkan celah.

Sembilan percobaan dilepaskan Bulgaria dengan empat yang on target. Sebagai perbandingan, timnas hanya melepas enam tembakan dan meski ada dua kans membentur mistar gawang, tercatat cuma satu yang on target.

Tapi penampilan timnas malam tadi tak sepatutnya dilihat dengan keputusasaan. Sebab ada tanda-tanda menjanjikan dari polesan John Herdman, yang baru memulai era di timnas.

Dalam hal membangun serangan misalnya, timnas tercatat punya empat kreasi peluang berbanding tiga milik Bulgaria. Perlu diketahui juga, aliran bola timnas ke sepertiga akhir begitu baik.

Tercatat ada 61 umpan memasuki sepertiga akhir sementara Bulgaria hanya punya 17 dalam aspek yang sama. Ini diperkuat dengan catatan 31 sentuhan di kotak penalti lawan oleh timnas, berbanding hanya 11 dari Bulgaria.

Ini menunjukkan bahwa timnas tahu cara masuk ke pertahanan Bulgaria. Perkara penyelesaian akhir, Herdman menyadari itu akan jadi pekerjaan rumah berikutnya.

“Saya pikir bagaimana kami dominan dalam membangun permainan ke sepertiga akhir. Kami menghadapi Bulgaria, tim top Eropa dan punya tradisi,” ungkap Herdman seusai laga.

“Tapi kita melihat Indonesia, menurut saya mengontrol sebagian besar pertandingan. Namun di sepertiga akhir itu, di 20 menit terakhir dengan adanya Beckham dan Doni Tri, menurut saya kita melihat lebih banyak kualitas ketika pertandingan lebih terbuka.”

“Jadi kami akan terus bekerja di area itu. Akan ada perkembangan tapi kami sudah mulai mencapai titik itu malam ini. Rasanya sih kami bisa saja dapat hasil, tapi kami akan terus bekerja.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *