1. Membantu Ginjal Membuang Kelebihan Glukosa
Ketika kadar gula darah tinggi (hiperglikemia), ginjal akan bekerja keras untuk mengeluarkan kelebihan glukosa melalui urine. Minum cukup air putih membantu melancarkan kinerja ginjal dalam proses ini. Hidrasi yang baik memungkinkan ginjal berfungsi optimal untuk mengeluarkan gula berlebih dari darah ke dalam urine, sehingga membantu “mengencerkan” konsentrasi gula dalam aliran darah.
2. Mencegah Dehidrasi dan Konsentrasi Darah
Dehidrasi (kekurangan cairan) dapat membuat darah menjadi lebih pekat, yang secara otomatis meningkatkan konsentrasi glukosa dalam darah. Hidrasi yang baik menjaga volume darah tetap normal, sehingga konsentrasi gula (rasio gula terhadap cairan) tetap seimbang dan lebih mudah diatur oleh tubuh.
3. Pilihan Minuman Nol Kalori
Air putih adalah minuman ideal karena tidak mengandung gula, karbohidrat, atau kalori. Dengan memilih air putih daripada minuman manis (seperti soda, teh manis, atau jus kemasan), Anda secara aktif menghindari asupan gula tambahan yang menjadi penyebab utama lonjakan gula darah.
Minum air putih yang cukup (sekitar 8 gelas atau 1,5-2 liter per hari) adalah komponen penting dari manajemen diabetes dan pencegahan kadar gula darah tinggi. Air putih adalah bagian dari gaya hidup sehat, bukan satu-satunya solusi. Pengendalian gula darah yang efektif harus selalu dipadukan dengan pola makan sehat dan seimbang (rendah gula, tinggi serat), aktivitas fisik teratur dan obat-obatan atau terapi lain yang diresepkan dokter (bagi penderita diabetes).





