Gondokusuman,REDAKSI17.COM — Malam Sabtu Sunyi di Gereja Kristen Jawa Gondokusuman terasa hangat dan penuh perenungan. Di antara nyala lilin dan doa yang mengalun khidmat, jemaat berkumpul merayakan Paskah, mengenang pengorbanan sekaligus menantikan kebangkitan yang membawa harapan baru.
Di tengah suasana itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, hadir membersamai jemaat. Kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam merawat nilai-nilai kemanusiaan.
“Malam ini kami sangat senang sekali dapat membersamai jemaat GKJ Gondokusuman dalam Kebaktian Paskah Sabtu Sunyi,” ujarnya pada Sabtu (4/4).
Ia pun menyampaikan ucapan selamat merayakan Tri Hari Suci Paskah 2026, mulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Sunyi, hingga Minggu Paskah.
Lebih dari sekadar perayaan keagamaan, Wawan memaknai Paskah sebagai refleksi mendalam tentang kehidupan. Mengacu pada tema yang diusung Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia tahun ini yaitu Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita.
“Paskah juga membawa pesan universal. Di tengah penderitaan selalu ada harapan, di tengah perpecahan selalu ada jalan menuju persatuan, dan di tengah kegelapan selalu ada cahaya keilahian yang menuntun umat manusia,” tuturnya.
Pesan itu terasa relevan di tengah dinamika kehidupan kota. Yogyakarta, sebagai ruang hidup yang beragam, membutuhkan nilai-nilai yang mampu merawat harmoni. Dalam konteks itulah, pemerintah kota, kata Wawan, terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik, mulai dari pengelolaan kebersihan lingkungan hingga penataan ruang kota yang nyaman.
Pihaknya membuka peluang kolaborasi dengan pengelola tempat ibadah di Kota Yogyakarta. Menurutnya, rumah ibadah tidak hanya menjadi ruang spiritual, tetapi juga memiliki potensi sebagai bagian dari wajah kota yang ramah bagi wisatawan.
“Banyak wisatawan datang ke Yogyakarta bukan hanya untuk berlibur, tetapi juga untuk beribadah. Ini menjadi daya tarik tersendiri yang perlu kita kelola bersama,” katanya.
Sementara itu, Ketua Majelis GKJ Gondokusuman, Purnawan Hardiyanto, menyambut baik kehadiran Wakil Wali Kota.
“Kehadiran pemerintah dalam momen keagamaan menjadi wujud perhatian terhadap kehidupan beragama di kota ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan perjalanan panjang gereja tersebut. Tahun ini, GKJ Gondokusuman memasuki usia ke-113 tahun, menjadikannya salah satu gereja tertua kedua di Kota Yogyakarta.



