Osimhen saat membobol gawang Juventus di Liga Champions. Foto: REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Jakarta,REDAKSI17.COM – Striker Galatasaray Victor Osimhen tak menutup peluang bergabung dengan Juventus di masa depan. Namun itu tak mudah karena banyaknya hambatan.
Saat berkunjung ke Turin untuk menghadapi Juventus di playoff Liga Champions pekan ini, Osimhen menyebut ia dulu “ingin bergabung dengan Bianconeri, namun ada sejumlah hambatan sehingga transfer tidak terjadi.”
Meski begitu, striker Nigeria itu mengatakan bermain di Juventus akan “menjadi privilese” serta “90 persen pesepakbola ingin bermain untuk Juventus.” Terdengar seperti angin surga bagi Juventus, namun kenyataannya tak semudah itu.
Sewaktu ditebus Galatasaray dari Napoli seharga 75 juta Euro, Osimhen tak hanya diberi kontrak sampai 2029, namun juga klausul yang melarang juara Liga Turki itu menjualnya kembali ke klub Italia selama dua tahun ke depan.
Artinya, ia baru bisa pindah lagi ke Italia paling cepat pada 1 September. La Gazzetta dello Sport melaporkan ada denda jika klausul itu dilanggar.
Galatasaray wajib membayar 70 juta Euro ke Napoli jika Osimhen dilepas ke klub Italia lain pada tahun pertama ia bersama Galatasaray, lalu turun menjadi 50 juta Euro di tahun kedua. Setelah itu, barulah klausul di atas gugur.
Setelah dua tahun pun bukan berarti Galatasaray lepas dari Napoli. Ke manapun Osimhen dijual, Napoli akan mendapat keuntungan 10 persen. Sejak awal, Napoli memang berupaya semaksimal mungkin mencegah Osimhen bergabung dengan rival di Serie A.
Selain itu, ada hambatan lain, yakni gaji. 15 juta Euro per musim di luar bonus yang dibayar Galatasaray ke Osimhen adalah angka yang sulit dipenuhi klub Serie A manapun, termasuk Juventus.





