Umbulharjo,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta kembali memberikan Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik kepada perangkat daerah dalam acara yang digelar di Hotel Tara, Rabu (10/12). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya. Pihaknya memberikan apresiasi atas capaian seluruh perangkat daerah. Ia menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan kesungguhan jajaran Pemkot dalam menjalankan prinsip pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Kami memberikan apresiasi dan selamat kepada seluruh perangkat daerah yang hari ini menerima penghargaan. Ini adalah bukti bahwa komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola telah menunjukkan hasil,” ungkapnya.

Aman berharap momentum ini menjadi pendorong perbaikan berkelanjutan di seluruh unit kerja.

Inspektur Inspektorat Kota Yogyakarta, Fitri Paulina Andriani, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah rutin dilaksanakan sebagai upaya penguatan tata kelola di seluruh perangkat daerah. “Ini sudah yang kesekian kali. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendorong perangkat daerah untuk menguatkan lagi, memperbaiki lagi, dan meningkatkan kualitas tata kelola di level perangkat daerah,” ujarnya.

Paulina menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan nilai capaian Reformasi Birokrasi (RB) sesuai Keputusan Kepala Daerah Nomor 230 Tahun 2024, yang memuat delapan parameter. Parameter tersebut dinilai lintas perangkat daerah sesuai kewenangan masing-masing.

“Delapan parameter itu tidak hanya Inspektorat yang menilai. Evaluasi akuntabilitas kinerja dan nilai SPIP ada di kami. Indeks pengelolaan keuangan dan aset dievaluasi BPKAD. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) oleh Bagian Organisasi, capaian rencana PBJ di SiRUP oleh Bagian PBJ Setda. Lalu indeks profesionalitas ASN oleh BKPSDM, pengelolaan arsip internal oleh DPK, dan indeks pembangunan statistik oleh Dinkominfosan,” jelasnya.

Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik kepada perangkat daerah dalam acara yang digelar di Hotel Tara, Rabu (10/12).

Nilai dari seluruh evaluator kemudian dikumpulkan dan diakumulasikan menjadi nilai akhir RB yang merepresentasikan capaian tata kelola setiap perangkat daerah. Tahun ini, seluruh 42 perangkat daerah yang dinilai berhasil meraih nilai diatas 85.

Perangkat daerah dengan nilai tertinggi adalah BKPSDM, meraih skor 93,489 dengan predikat AA. Disusul Dinas Dukcapil di posisi kedua, Bappeda di posisi ketiga, Inspektorat di posisi keempat, dan DPMPTSP di posisi kelima. Sementara posisi ke-42 dengan nilai 86. Secara keseluruhan, terdapat 17 perangkat daerah berpredikat AA dan 25 perangkat daerah berpredikat A.

Paulina mengapresiasi capaian tersebut dan menyebut bahwa peningkatan layanan serta menurunnya keluhan masyarakat menjadi indikator penting kualitas tata kelola.

“Alhamdulillah, nilai IKM banyak yang naik, dan komplain masyarakat semakin menurun. Ketika masyarakat merasa puas dengan layanan, itu jadi parameter yang bagus,” jelasnya.

Ke depan, Paulina menyebut bahwa Inspektorat berencana menambah indikator penilaian, terutama terkait inovasi dan upaya pencegahan korupsi.

“Inovasi harusnya masuk karena itu bagian dari peningkatan kualitas layanan. Selain itu, di SPIP ada nilai efektivitas pencegahan korupsi dan manajemen risiko. Mungkin itu yang akan ditambahkan,” tutur Paulina.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Yogyakarta, Subarjilan menerima penghargaan tata kelola pemerintahan terbaik 2025

Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Yogyakarta, Subarjilan, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

“Hari ini BKPSDM menerima penghargaan sebagai perangkat daerah dengan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik peringkat pertama di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kami bangga dapat mempertahankan posisi ini sebagaimana diraih tahun sebelumnya,” ujarnya.

Subarjilan menegaskan bahwa prestasi tersebut adalah buah kerja kolektif. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BKPSDM untuk tetap konsisten, inovatif, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan demi mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik

“Pencapaian ini bukan hasil kerja satu atau dua individu, melainkan kedisiplinan, kolaborasi, serta komitmen seluruh pegawai BKPSDM dalam menjaga kualitas layanan kepegawaian dan memastikan setiap program berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Penghargaan ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat tata kelola, dan memberikan pelayanan publik yang semakin profesional, akuntabel, dan berkelanjutan,” tuturnya.