Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta di bawah Wali Kota Hasto Wardoyo menerapkan kebijakan pembatasan konsumsi BBM kendaraan dinas, yakni mobil dijatah 5 liter per hari dan motor 1 liter per hari selama empat hari, yang mulai berlaku pekan depan. Kebijakan ini ditargetkan menekan anggaran BBM dari sekitar Rp 10,7 miliar menjadi Rp 6 miliar per tahun.
Selain itu, Pemkot juga akan menginventarisasi dan melelang kendaraan dinas yang tidak efisien, serta menekan perjalanan dinas hingga 50 persen untuk dalam negeri dan 70 persen untuk luar negeri. Hasto juga mendorong gerakan penggunaan kendaraan non-bensin seperti sepeda sebagai bagian dari efisiensi energi.
Pemkot Yogyakarta turut mengikuti kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat, dengan pengecualian bagi pejabat eselon II dan III serta sektor pelayanan publik yang tetap bekerja seperti biasa.





