Umbulharjo,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar Syawalan 1447 Hijriah bersama Pemerintah Daerah DIY di Graha Pandawa Balai Kota Yogyakarta, Selasa (31/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Hasto Wardoyo bersama Wakil Wali Kota Wawan Harmawan dan jajaran Pemkot Yogyakarta menerima Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, serta jajaran Pemda DIY dalam momentum halal bihalal.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan pentingnya membangun kerja sama yang baik di lingkungan pemerintahan serta dalam melayani masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa aparatur sipil negara tidak hanya berperan sebagai pegawai kantor, tetapi juga memiliki tanggung jawab lebih luas dalam membangun peradaban melalui sikap, perilaku, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Pegawai negeri itu tidak sekadar pegawai kantoran, tetapi juga pegawai yang berangkat membangun peradaban. Peradaban itu juga berisi keutamaan perilaku manusia, bahkan dapat ikut mendidik masyarakat,” ungkap Sri Sultan.

Hasto Wardoyo menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DIY serta seluruh jajaran yang hadir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin mewakili pemerintah dan masyarakat Kota Yogyakarta.
“Kami mewakili serta segenap warga masyarakat Kota Jogja menghaturkan Selamat Idulfitri 1447 Hijriyah, Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin ke hadapan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur,” ujar Hasto.
Ia menuturkan Ramadan menjadi momentum untuk mengasah sekaligus mengasuh jiwa melalui ibadah puasa selama satu bulan. Melalui kegiatan halal bihalal ini, diharapkan setiap insan dapat kembali pada jati dirinya yang suci sekaligus menyempurnakan amal ibadah.

Hasto juga menyampaikan permohonan maaf secara tulus kepada seluruh pihak dengan harapan dapat saling memaafkan sehingga memberikan kelancaran dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Pemkot Yogyakarta juga menegaskan komitmennya untuk terus mewujudkan kota yang sejahtera, adil, makmur, dan berkeadaban. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai program pembangunan, mulai dari pembangunan manusia, peningkatan kesejahteraan masyarakat, menjaga kebersihan lingkungan hingga menuntaskan persoalan sampah di Kota Yogyakarta.
“Apresiasi kepada Pemerintah DIY yang selama ini telah memfasilitasi berbagai program pembangunan di Kota Yogyakarta, pada bidang kesehatan, pendidikan, kesejahteraan ekonomi dan sosial, serta upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan kelompok rentan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto turut memaparkan sejumlah indikator pembangunan Kota Yogyakarta pada awal tahun 2026. Di antaranya Indeks Gini Ratio berada pada angka 0,435, angka kemiskinan sebesar 6,14 persen, Tingkat Pengangguran Terbuka 5,72 persen, serta pertumbuhan ekonomi mencapai 4,95 persen.
Menurutnya, meskipun secara umum menunjukkan tren yang membaik setiap tahun, Pemkot Yogyakarta terus berupaya agar seluruh masyarakat dapat menikmati pembangunan secara adil dan inklusif. Hal itu juga dilakukan untuk mengurangi kesenjangan ekonomi sekaligus memperkuat Semangat Gotong Royong Agawe Majune Ngayogyokarto (Segoro Amarto) di tengah masyarakat.
Acara Syawalan tersebut juga dihadiri perwakilan berbagai unsur masyarakat Kota Yogyakarta yang selama ini turut mendukung program pembangunan daerah. Pada akhir kegiatan, para tamu undangan mengikuti prosesi halal bihalal dan hatur sungkem kepada Ngarsa Dalem Sri Sultan beserta Sri Paduka sebagai bentuk penghormatan serta mempererat silaturahmi.



