Hal itu disampaikan Respati seusai menghadiri acara “Dialog Antikorupsi” yang digelar di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang. Respati mengungkapkan kebijakan WFA satu kali sebulan bagi ASN di Pemkot Surakarta sudah berlangsung selama dua bulan terakhir.
“Ini inisiatif dari pemerintah daerah karena ada pemotongan dana transfer ke daerah hingga Rp 200 miliar di Solo. Maka dari itu kami melakukan efisiensi,” ucap Respati.
Dia mengatakan, WFA satu kali sebulan diterapkan secara merata bagi seluruh ASN di Pemkot Surakarta. “Tapi yang tidak langsung berhubungan dengan masyarakat, seperti di back office,” ujarnya.
Respati menekankan, Pemkot Surakarta siap meneruskan kebijakan efisiensi dan penghematan energi, termasuk menerapkan kebijakan pemerintah pusat soal WFA bagi ASN. “Tentunya penghematan ini akan terus berlanjut dan kami siap menjalankan nanti arahan atau perintah dari pemerintah pusat dan tanpa mengurangi pelayanan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengatakan sedang mengkaji agar para ASN, termasuk bupati/wali kota di Jateng, bersepeda ke kantor. Hal itu dalam rangka penghematan konsumsi energi.
Luthfi mengungkapkan, saat ini Pemprov Jateng masih menunggu surat edaran (SE) dari pemerintah pusat soal teknis pelaksanaan penghematan energi. Dia mengatakan, SE tersebut rencananya diterbitkan pada Selasa (31/3/2026).
Meski belum ada arahan dari pemerintah pusat, Luthfi mengaku sedang mengkaji kebijakan agar ASN, termasuk bupati/wali kota di Jateng, bersepeda ke kantor. “Sudah kita kalkulasi, kalau perlu besok hari tertentu semua ASN kita naik sepeda dengan seluruh bupati/wali kota. Jadi ke kantor naik sepeda,” ucapnya, Senin (30/3/2026).
Namun Luthfi mengaku belum memiliki gambaran soal teknis pelaksanaan kebijakan tersebut, termasuk pembagian waktu untuk penerapannya. “Ya nanti kita masih hitung,” ujarnya ketika ditanya apakah peraturan ASN bersepeda nantinya akan diterapkan setiap hari.
Dia menambahkan, selain bersepeda, opsi lain untuk penghematan konsumsi energi adalah menanfaatkan kendaraan umum. “Jadi ini nanti akan kita lakukan sosialisasi, kita kaji, begitu pemerintah sudah umumkan, Provinsi Jawa Tengah sudah siap,” kata Luthfi.
Luthfi mengaku belum memiliki target dalam penghematan energi di lingkup Pemprov Jateng. “Masih kita hitung bareng-bareng. Selain sepeda, kalau perlu lari, pulang pergi,” ucapnya.
“WFH-nya juga masih dikaji. Hari apanya masih dikaji,” sambung Luthfi.





