UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta memastikan bahan pangan di pasar dan retail modern dalam kondisi  aman secara mutu dan  keamanan. Termasuk keamanan pangan selama bulan Ramadan. Kondisi itu dipastikan dengan pengawasan pangan setiap hari. Bahkan menjelang Lebaran nanti, Pemkot Yogyakarta akan meningkatkan pengawasan mutu dan keamanan pangan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sukidi mengatakan di samping ketersediaan pangan cukup, ada juga yang penting yaitu tentang mutu dan keamanan. Oleh sebab itu pengawasan mutu dan keamanan pangan dilakukan setiap hari oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. Pengawasan menyasar pasar-pasar tradisional dan ritel pasar modern di Kota Yogyakarta.
“Untuk memastikan bahwa bahan pangan atau pangan yang beredar di Kota Yogyakarta ini aman, kami melakukan pengawasan terhadap mutu dan keamanan pangan setiap hari,” kata Sukidi saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026)
Dia menjelaskan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta melakukan pengawasan mutu dan keamanan pangan meliputi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), Pangan Segar Asal Hewan (PSAH), dan Pangan Segar Asal Ikan (PSAI). Misalnya daging sapi pengawasan terkait lalu lintas peredarannya, perizinan, kualitas, serta mutu. Di samping itu pemeriksaan administrasi, seperti kelengkapan surat perizinan pedagang terkait lalu lintas daging dan surat keterangan sehat.
“Secara umum hasil pengawasan mutu dan keamanan pangan selama Ramadan ini di pasar tradisional, super market dan ritel modern, tidak ditemukan zat berbahaya. Baik zat kimia maupun biologis dan  fisik,” ungkapnya.
Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta juga akan meningkatkan pengawasan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri. Dia menyatakan menjelang Idulfitri melakukan pengawasan dan mutu pangan  sejak malam dini hari.  Biasanya pengawasan tersebut dilakukan saat Subuh di pasar-pasar tradisional maupun  di ritel-ritel pasar modern.
“Ini kami lakukan setiap hari, dalam rangka memberikan jaminan keamanan terhadap mutu pangan yang berada di Kota Yogyakarta,” papar Sukidi.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Ashardini Eka Setianingsih menambahkan terkait mutu dan keamanan pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta rutin melakukan pemantauan, pengambilan sampel dan pengujian terhadap bahan pangan segar asal tumbuhan, asal hewan dan hasil perikanan. Dia menyebut hasil pemantauan dan pengujian pangan, negatif dari bahan berbahaya. Sedangkan untuk pengawasan mutu makanan olahan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta akan berkolaborasi dengan BPOM dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta selaku leading sektor.

“Dalam minggu-minggu ini sampai menjelang Idulfitri kami menambah frekuensi pemantauan lapangan, bersama pihak terkait seperti TPID, Satgas Saber beserta jajaran kepolisian dan Bulog,” tutur Dini.
Sebelumnya Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani menyampaikan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta juga melakukan  pengawasan kualitas produk pangan di pasar rakyat dan ritel modern bersama Dinas Pertanian Pangan, BPOM Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. “Ini untuk memastikan masa kedaluwarsa produk, kondisi kemasan, izin edar, keamanan bahan makanan di pasar-pasar Ramadan,” ucap Vero saat jumpa pers kegiatan Ramadan Pemkot Yogyakarta belum lama ini.