Aceh,REDAKSI17.COM – Presiden Prabowo Subianto memenuhi permintaan masyarakat Aceh terdampak bencana banjir Sumatera agar tetap dapat melaksanakan tradisi meugang untuk mennyambut Idulfitri.
Demikian disampaikan Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).
Menurutnya, aspirasi tersebut muncul karena masyarakat ingin tetap menjalankan tradisi khas Aceh tersebut meskipun berada dalam kondisi pascabencana.
“Pemerintah pun merespons cepat permintaan tersebut sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” kata Tito.
Tradisi meugang merupakan kearifan lokal masyarakat Aceh yang dilakukan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan serta Hari Raya Idulfitri.
“Tradisi ini memiliki nilai sosial yang kuat karena menjadi momentum kebersamaan melalui pembagian dan konsumsi daging sapi di tengah masyarakat,” ujar Tito.
Presiden Prabowo, melalui Mendagri, Tito Karnavian, sebelumnya membagikan Rp72,72 miliar untuk pembelian sapi meugang pada awal Ramadan bagi masyarakat terdampak bencana.
Bantuan tersebut dimaksudkan agar masyarakat tetap dapat merasakan suasana menyambut bulan suci dengan penuh kebersamaan.
Kali ini, Presiden Prabowo kembali menyalurkan bantuan untuk pelaksanaan meugang menyambut Idulfitri.
“Sudah selesai ditransfer (dana bantuannya) ke kabupaten/kota di Provinsi Aceh untuk pembayaran sapi meugang,” ujar Tito.
Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp72,75 miliar untuk 1.455 desa terdampak bencana yang tersebar di 19 kabupaten/kota.
Masing-masing desa mendapatkan anggaran Rp50 juta. Dana tersebut disalurkan langsung ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) melalui Bank Aceh Syariah.




