Washington,REDAKSI17.COM – Presiden AS Donald Trump membuat pernyataan mengejutkan dengan mengatakan jika perang di Iran akan berakhir dalam waktu dekat. Berakhirnya perang ini juga tidak harus tercapai kesepakatan damai dengan Iran.

 

“Kita akan segera pergi. Dalam dua minggu, mungkin dua minggu, mungkin tiga minggu,” ujar Trump dikutip CNA (1/4/2026).

Berikut update perang Iran di hari ke-33, Rabu, 1 April 2026 dilansir dari Al Jazeera dan Gulf News:

 

1. Perang bisa segera berakhir

Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer dapat dihentikan dalam 2–3 minggu, tanpa harus ada kesepakatan dengan Iran. 

Namun, AS tetap akan melanjutkan serangan untuk melemahkan kemampuan Iran, terutama terkait nuklir dan militer.

 

2. Iran tetap menolak negosiasi

Menlu Abbas Araghchi menegaskan tidak ada negosiasi resmi dan Iran tidak percaya pada AS. 

3. AS-Israel masih lancarkan serangan ke Iran

Target tidak hanya militer tetapi juga infrastruktur industri dan sipil seperti pabrik baja, fasilitas farmasi, pelabuhan, fasilitas meteorologi, hingga kompleks perumahan. Ledakan dilaporkan terjadi di banyak kota besar seperti Ahvaz, Shiraz, Isfahan, Karaj, Kermanshah, dan Bandar Abbas, yang menunjukkan skala serangan yang sangat luas dan intens. 

Salah satu target penting adalah fasilitas bahan baku obat Tofigh Daru di Teheran, yang bagian riset dan pengembangannya hancur. Serangan juga menyasar pelabuhan sipil, seperti dermaga penumpang Shahid Haqqani di Bandar Abbas.

Pabrik desalinasi di Pulau Qeshm yang berada di Strait of Hormuz juga lumpuh akibat serangan. Ini berdampak besar karena fasilitas tersebut penting untuk penyediaan air bersih, terutama di wilayah yang bergantung pada air hasil pengolahan laut.

4. Jumlah korban jiwa bertambah

Konflik yang meluas, tidak hanya di Iran dan Israel, membuat bertambahnya korban jiwa. Tercatat lebih dari 2.000 orang dilaporkan tewas berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Iran per 30 Maret 2026. 

5. Serangan drone dan rudal di negara Teluk

Drone berulang kali menargetkan bandara utama Kuwait, sehingga pemerintah menutup ruang udara sejak 28 Februari demi keamanan. 

Di Bahrain, sirene serangan udara berbunyi berkali-kali sebagai tanda ancaman rudal atau drone. Pemerintah meminta warga tetap tenang namun segera menuju tempat perlindungan.

Arab Saudi melaporkan berhasil mencegat dan menghancurkan drone yang masuk ke wilayahnya. Di perairan dekat Doha, Qatar, sebuah kapal tanker terkena proyektil (benda yang ditembakkan, seperti rudal atau serpihan senjata). Meski kapal rusak, seluruh awak selamat.

Militer Yordania, Jordan Armed Forces, mengumumkan bahwa dalam 24 jam terakhir Iran meluncurkan empat rudal yang mengarah ke wilayah negara tersebut. Namun, seluruh rudal itu berhasil dicegat dan dihancurkan sebelum mencapai target, sehingga mencegah kerusakan yang lebih besar.

 

6. Drone Iran picu ledakan keras di Israel

Media Israel melaporkan bahwa sebuah drone sempat menyusup ke wilayah utara, tepatnya di kota Kiryat Shmona, yang memicu sirene peringatan di daerah Safed. 

Aparat keamanan langsung melakukan pencarian terhadap drone tersebut. Selain itu, serangan rudal dari Iran juga menghantam wilayah Israel tengah, memicu ledakan keras dan laporan beberapa titik jatuhnya proyektil di kawasan seperti Gush Dan, Sharon, dan Samaria (Tepi Barat).

 

7. Israel sebut kelompok bersenjata Yaman ikut menyerangnya

Militer Israel melaporkan berhasil mencegat rudal yang diluncurkan dari wilayah Yaman yang diyakini terkait dengan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran. 

 

8. Kelompok bersenjata Irak tanggapi ancaman invasi darat AS ke Iran

Pemimpin kelompok bersenjata Irak, yaitu Kata’ib Sayyid al-Shuhada, yang memperingatkan bahwa jika Amerika Serikat menggunakan wilayah Kuwait sebagai basis untuk melancarkan invasi darat ke Iran, maka konflik akan meningkat menjadi “perang total” (all-out war). 

9. Harga minyak dunia turun setelah Trump nyatakan perang akan segera berakhir

Setelah pernyataan Donald Trump yang menyebut perang dengan Iran bisa berakhir dalam beberapa minggu, sentimen pasar langsung berubah menjadi lebih optimistis. 

Salah satu dampak paling terlihat adalah turunnya harga minyak dunia. Patokan global seperti Brent crude turun sekitar 5 persen ke kisaran US$98,77 per barel, sedangkan minyak AS West Texas Intermediate (WTI) juga merosot sekitar 4 persen ke US$97,28 per barel.

Sebaliknya, pasar saham Eropa justru mengalami kenaikan signifikan. Bursa di Frankfurt dan Paris melonjak lebih dari 2 persen saat pembukaan perdagangan, sedangkan indeks utama Inggris, FTSE 100, naik sekitar 1,7 persen. Kenaikan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi jika risiko geopolitik berkurang.

 

10. Paus Leo XIV serukan agar konflik segera diakhiri

Paus Leo XIV berharap Presiden AS Donald Trump sedang berupaya mengakhiri perang di Timur Tengah. 

“Saya diberitahu bahwa Presiden Trump baru-baru ini menyatakan bahwa ia ingin mengakhiri perang, mudah-mudahan ia sedang mencari jalan keluar, mudah-mudahan ia sedang mencari cara untuk mengurangi jumlah kekerasan, pemboman,” kata Paus.