Makassar,REDAKSI17.COM – Di tengah menguatnya perhatian publik terhadap konsolidasi partai-partai politik nasional, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menegaskan komitmennya membangun kekuatan politik dari daerah. Hal tersebut tergambar melalui pelantikan mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sulawesi Selatan, yang akan digelar di Makassar pada Kamis (5/2).
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis Perindo dalam memperkuat struktur dan kepemimpinan daerah, menyusul dinamika politik nasional yang belakangan ditandai dengan konsolidasi elite dan tokoh-tokoh nasional lintas partai.
Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Manik Marganamahendra, mengatakan penunjukan Abdul Hayat Gani merupakan cerminan arah politik Perindo yang menempatkan rekam jejak, kapasitas, dan kedekatan dengan masyarakat sebagai pertimbangan utama dalam kepemimpinan partai. “Partai politik tidak hanya dibangun oleh tokoh nasional, tetapi juga oleh pemimpin daerah yang memahami secara langsung persoalan rakyatnya. Beliau adalah contoh sosok dengan pengalaman birokrasi panjang dan rekam jejak pengabdian yang nyata di ASN sebelumnya.”
Menurutnya, Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis dalam peta politik Indonesia Timur, sehingga membutuhkan figur pemimpin partai yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga memahami tata kelola pemerintahan dan dinamika sosial masyarakat setempat. “Kami belum bisa hadirkan mantan Presiden atau mantan DPR RI di Sulsel, tapi Mantan Sekda yang menang gugatan juga keren.”
Abdul Hayat Gani lahir di Barru, Sulawesi Selatan, pada 5 April 1965. Ia menempuh pendidikan sarjana di IKIP Ujung Pandang, melanjutkan magister di Universitas Gadjah Mada, dan meraih gelar doktor di Universitas Hasanuddin. Ia juga merupakan alumni Pendidikan Reguler Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Tahun 2016.
Karier pengabdiannya dimulai pada 1991 di bidang sosial, yang kemudian mengantarkannya menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Pelaksana Harian Gubernur Sulsel, serta Penjabat Wali Kota Parepare.
Manik menilai pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Abdul Hayat untuk memimpin dan mengonsolidasikan Perindo Sulawesi Selatan, memperkuat kaderisasi, serta memastikan kerja-kerja politik partai selaras dengan kebutuhan riil masyarakat. “Kami ingin Perindo hadir dengan politik yang menjawab kebutuhan masyarakat. Pengalaman Abdul Hayat di bidang sosial dan pemerintahan membuat beliau memahami bagaimana kebijakan berdampak langsung pada kehidupan rakyat.”
Partai Perindo optimistis, di bawah kepemimpinan Abdul Hayat Gani, DPW Perindo Sulawesi Selatan akan semakin solid, progresif, dan mampu menjadi motor penggerak politik kesejahteraan di kawasan Indonesia Timur.
“Sulawesi Selatan adalah kunci. Dari daerah yang kuat, Perindo akan tumbuh sebagai partai nasional yang relevan dan dekat dengan rakyat,” pungkas Manik.





