Jakarta,REDAKSI17.COM – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bidang Komunikasi dan Digital, Ahmad Fathul Bari, menegaskan peran strategis pers sebagai ujung tombak penjaga kebenaran dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Menurutnya, pers memiliki peran besar dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pemberitaan yang kritis, jernih, kredibel, dan bertanggung jawab.
“Pers adalah ujung tombak kebenaran. Di tengah derasnya arus informasi, pers tetap kritis tanpa kehilangan kejernihan, bertanggung jawab, dan terus menjaga kredibilitasnya,” ujar Fathul Bari dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).
Ia menilai, tantangan pers ke depan semakin kompleks. Maraknya disinformasi, polarisasi opini publik, serta tekanan ekonomi media menuntut ekosistem pers untuk saling menguatkan.
“Tantangan dunia pers ke depan semakin kompleks. Selain tekanan ekonomi industri media, insan pers juga dihadapkan pada polarisasi sosial serta tuntutan kecepatan yang kerap menuntut kedalaman dan verifikasi ” ujar Fathul Bari.
“Dalam konteks ini, independensi dan profesionalisme pers menjadi fondasi utama dalam menjaga demokrasi,” imbuhnya.
Karena itu, PKS berharap pers nasional terus menjaga independensi, profesionalisme, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat.
Lebih lanjut, Fathul Bari menyampaikan harapan PKS agar pers nasional terus berperan aktif dalam membangun ruang publik yang sehat, beradab, dan mencerahkan.
Ia menegaskan bahwa PKS memandang pers sebagai mitra strategis dalam membangun peradaban informasi yang adil dan berimbang.
“PKS memandang pers sebagai mitra strategis dalam membangun bangsa. Ke depan, PKS terus membuka ruang kolaborasi yang sehat dan konstruktif dengan insan pers, khususnya dalam menghadirkan informasi yang mencerahkan, edukatif, dan serta berdampak positif bagi demokrasi dan kehidupan kebangsaan,” tutupnya.



