Home / Nasional dan Internasional / Pesan Keras Mojtaba Khamenei ke AS-Israel, Iran Tak Cari Perang!

Pesan Keras Mojtaba Khamenei ke AS-Israel, Iran Tak Cari Perang!

Gambar ini, yang diambil dari video yang disediakan oleh televisi pemerintah Iran, menunjukkan Mojtaba Khamenei, yang dinobatkan sebagai penguasa Republik Islam berikutnya, demikian diumumkan oleh pihak berwenang pada Senin, 9 Maret 2026. (Beritasatu.com/Televisi pemerintah Iran melalui AP)

 

Teheran,REDAKSI17.COM–  Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menegaskan negaranya tidak menginginkan perang dengan Amerika Serikat dan Israel. Namun, ia menekankan Iran akan tetap mempertahankan hak-haknya sebagai sebuah bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui pesan tertulis yang dibacakan di televisi pemerintah, Kamis (9/4/2026). Pesan ini bertepatan dengan 40 hari wafatnya Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari 206, yang terjadi pada awal konflik.

“Namun kami tidak akan melepaskan hak-hak sah kami dalam keadaan apa pun, dan dalam hal ini kami menganggap seluruh front perlawanan sebagai satu kesatuan,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut diduga merujuk pada keterlibatan sekutu Iran di kawasan, termasuk Hizbullah di Lebanon yang tengah berkonflik dengan Israel.

Selain itu, Mojtaba menyebut Iran akan membawa pengelolaan Selat Hormuz ke fase baru. Jalur ini merupakan salah satu titik strategis dunia yang menjadi pusat distribusi energi global.

Pernyataan ini muncul di tengah gencatan senjata rapuh antara Iran dan Amerika Serikat yang disepakati pekan ini. Kesepakatan tersebut berpotensi membuka jalan menuju negosiasi damai setelah meningkatnya ketegangan akibat ancaman dari Presiden AS Donald Trump.

Meski demikian, Mojtaba Khamenei mengingatkan masyarakat Iran untuk tetap aktif menyuarakan aspirasi di ruang publik.

“Mereka tidak boleh membayangkan bahwa turun ke jalan tidak lagi diperlukan. Suara Anda di ruang publik tidak diragukan lagi berpengaruh pada hasil negosiasi,” katanya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya diplomasi, Iran tetap menjaga posisi tegas dalam menghadapi tekanan internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *