Home / Daerah / Polda DIY Gencarkan Operasi Pekat dan KRYD, Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan

Polda DIY Gencarkan Operasi Pekat dan KRYD, Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan

 

Yogyakarta, REDAKSI17.COM – Menjelang dan selama bulan suci Ramadhan, Polda DIY bersama jajaran Polres/ta dan instansi terkait terus mengintensifkan kegiatan kepolisian guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebagai langkah awal, Polda DIY telah melaksanakan operasi minuman keras (miras) dalam beberapa hari terakhir dengan hasil penyitaan sebanyak 3.509 botol miras dari berbagai jenis dan merek. Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif dan represif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas yang kerap dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol.

Selanjutnya, Polda DIY akan kembali menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dijadwalkan akan dilaksanakan selama 10 hari, dengan sasaran antara lain praktik perjudian, prostitusi, miras, kenakalan remaja, tawuran antar pelajar, serta penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Kejahatan jalanan menjadi salah satu prioritas utama dalam operasi mengingat anev dan data tahun-tahun sebelumnya yang menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan kasus kejahatan jalanan menjelang dan selama bulan ramadhan. Berdasarkan data penindakan terakhir menjelang ramadhan tahun ini, jajaran Polda DIY berhasil mengungkap sejumlah kasus kejahatan jalanan dengan berbagai modus, di antaranya 17 kasus kepemilikan senjata tajam (sajam), 7 kasus pengeroyokan, dan 8 kasus penganiayaan yang masuk dalam kategori kejahatan jalanan. Selain itu, terdapat 8 kasus perjudian dan 4 kasus prostitusi yang turut ditindak.

Selain Operasi Pekat, Polda DIY juga akan melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) selama bulan ramadhan dengan fokus pada pencegahan kejahatan jalanan dan aksi tawuran yang berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya cenderung meningkat selama bulan Ramadhan, khususnya pada waktu menjelang dan sesudah sahur dan setelah salat tarawih. KRYD akan dilaksanakan melalui patroli skala besar, razia selektif, serta penempatan personel di titik-titik rawan.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadhan.

“Polda DIY dan jajaran akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan rutin kepolisian, KRYD maupun pelaksanaan Operasi Pekat. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan, peredaran miras, maupun tindak pidana lainnya yang dapat mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah,” tegasnya.

Ia juga mengimbau untuk tidak melaksanakan sahur on the road dan menyalakan petasan. Tentunya kami mengajak peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.

“Kami mengajak para orang tua agar lebih peduli dan meningkatkan pengawasan terhadap putra-putrinya, terutama pada malam hari. Jangan sampai anak-anak kita terlibat dalam aksi tawuran atau pergaulan yang berisiko melanggar hukum. Sinergi dan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah preventif dan represif tersebut, Polda DIY berharap pelaksanaan ibadah Ramadhan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh ketenangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *