JAKARTA,REDAKSI17.COM — Presiden Prabowo Subianto memberikan penugasan khusus awal tahun 2026 kepada sejumlah jajarannya. Mereka adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Inf Teddy Indra Wijaya, dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Selain Teddy, ketiga orang itu adalah fungsionaris Partai Gerindra
Teddy menjelaskan tugas khusus itu diberikan langsung oleh Prabowo dalam rapat terbatas di rumah dinas presiden RI di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026). “Sore hingga malam tadi, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan menerima Wakil Ketua DPR Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono,” kata Teddy.
Dia yang juga mendapatkan penugasan khusus tak menjelaskan tugas tersebut. “Dalam pertemuan tersebut dibahas laporan Prof Dasco sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana dari DPR RI terkait Rekonstruksi dan Rehabilitasi Tiga Provinsi di Sumatera, penugasan khusus awal tahun dari Bapak Presiden untuk masing-masing peserta pertemuan,” jelas Teddy.
Meski begitu, Teddy enggan mengungkapkan isi rapat yang dipimpin Prabowo tersebut. Termasuk kehadiran Dasco selaku perwakilan legislatif dalam pertemuan itu tak dibeberkan Teddy.
Adapun Prabowo mengawali tahun 2026 dengan memimpin rapat terbatas penanganan dampak bencana dan langkah-langkah rehabilitasi secara langsung di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Lokasi itu menjadi salah satu kabupaten yang cukup parah terdampak banjir bandang dan longsor.
Rapat terbatas diikuti Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Kepala BNPB Letjen Suharyanto, Mendagri M Tito Karnavian, dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Hadir pula Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.
Dalam rapat tersebut, Prabowo menerima laporan dari jajarannya mengenai penanganan dampak bencana, masalah pengungsi, pembangunan hunian untuk pengungsi. Juga dijalankan langkah-langkah pemulihan yang dikerjakan oleh pemerintah, termasuk rencana-rencana yang akan dilakukan selama masa rekonstruksi dan rehabilitasi.





