Jakarta,REDAKSI17.COM – Presiden Prabowo Subianto meminta agar seluruh proses restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat dirampungkan di tahun ini. Perlu diketahui, restrukturisasi di BUMN dapat berupa penggabungan atau peleburan BUMN agar menghasilkan kinerja yang lebih efisien.
“Kita harus menyelesaikan seluruh restrukturisasi BUMN dan diharapkan ini bisa selesai tepat waktu,” tutur COO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Donny Oskaria, di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).
Tidak hanya meminta menyelesaikan restrukturisasi dengan tepat waktu, Prabowo juga ingin Danantara memperbaiki fundamental perusahaan-perusahaan pelat merah.
“Dan tidak hanya tepat waktu, tetapi juga sisa fundamental selesai,” tambahnya.
Dengan adanya batas waktu ini, Donny berharap proses transformasi BUMN dapat segera dirampungkan. Dus, pada akhirnya BUMN dapat memberikan dampak nyata untuk masyarakat.
“Nah, ini kita laporkan satu-satu. Insya Allah mudah-mudahan semakin cepat proses transformasi BUMN dan semakin terasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia,” kata dia.
Sementara itu, dalam proses restrukturisasi ini Danantara akan menggabungkan 4 perusahaan aset manajemen yang dinilai belum kompetitif menjadi satu. Dus, diharapkan perusahaan aset manajemen pelat merah yang nantinya ada akan menjadi lebih kompetitif.
Kemudian, Danantara juga akan mengonsolidasikan 15 perusahaan logistik, termasuk PT POS Indonesia (Persero) menjadi satu. Penggabungan perusahaan-perusahaan BUMN logistik ini diharapkan dapat rampung dalam waktu 1 bulan ke depan.
“Kita akan mengonsolidasikan 15, sudah mulai prosesnya. Insya Allah juga dalam satu bulan ini akan kita announce 15 perusahaan menjadi satu perusahaan logistik nasional kita. Nah, ini kita laporkan satu-satu, ya. Insya Allah mudah-mudahan semakin cepat proses transformasi BUMN dan semakin terasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia,” tukas Donny.





