Home / Nasional dan Internasional / Prabowo Kutip Pepatah Korea: Hamkke Gamyeon Meolli Ganda

Prabowo Kutip Pepatah Korea: Hamkke Gamyeon Meolli Ganda

Jakarta,REDAKSI17.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekagumannya atas capaian Korea Selatan, khususnya dalam hal kemajuan industri dan etos kerja masyarakatnya. Prabowo bahkan mengutip pepatah Korea, hamkke gamyeon meolli ganda sebagai refleksi semangat kebersamaan dalam memperkuat kerja sama kedua negara.

Hal ini disampaikan Prabowo saat menghadiri jamuan santap siang kenegaraan bersama Presiden Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), pada Rabu (1/4/2026). Jamuan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban.

“Kami mengagumi pencapaian Anda. Kami mengagumi kedisiplinan Anda, kerja keras Anda, dan keinginan Anda untuk selalu mengatasi tantangan. Saya mengerti ada pepatah Korea yang terkenal yang berbunyi seperti ini, kalau pergi bersama, (kita) akan pergi jauh,” kata Prabowo dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Rabu (1/4/2026).

Dia menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta menekankan pentingnya hasil pertemuan bilateral yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Prabowo menilai bahwa pembahasan yang berlangsung antara kedua pemimpin telah menghasilkan capaian yang produktif dan strategis bagi hubungan Indonesia dan Republik Korea.

“Suatu kehormatan besar bagi saya untuk berada di sini setelah diskusi yang sangat produktif dan bermanfaat yang telah kita adakan hari ini. Peningkatan hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus, bersamaan dengan penandatanganan beberapa perjanjian penting, mencerminkan kepercayaan mendalam dan visi bersama yang mengikat kedua negara kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa peningkatan kemitraan serta sejumlah kesepakatan yang dicapai akan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi kedua negara.

Selain itu, dia juga menyoroti kesamaan perjalanan sejarah antara Indonesia dan Korea Selatan, yang sama-sama berjuang keras untuk meraih kemerdekaan dan membangun bangsa.

“Kita memiliki banyak kesamaan dalam sejarah dan kepentingan bersama. Kedua negara kita harus berjuang sangat keras untuk kemerdekaan. Republik Korea telah berhasil dengan sangat baik menjadi negara industri yang sangat maju,” jelas Prabowo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Indonesia dan Korea Selatan saat kunjungan kenegaraan ke Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu (1/4/2026).

Pertukaran MoU ini menjadi wujud konkret penguatan kemitraan strategis kedua negara yang terus berkembang dan berorientasi jangka panjang. Kesepakatan yang diumumkan mencakup berbagai sektor prioritas, mulai dari ekonomi, energi, digital, hingga kesehatan dan industri masa depan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun masa depan yang tangguh melalui kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan.

“Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperkuat ketahanan industri, serta mempercepat transformasi menuju ekonomi berbasis teknologi dan energi bersih,” kata Teddy melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet, Rabu (1/4/2026).

 

MoU

Adapun sepuluh MoU yang dipertukarkan meliputi:

1. Nota Kesepahaman tentang Pembentukan Dialog Strategis Komprehensif Khusus

2. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Ekonomi 2.0

3. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Kemitraan Mineral Kritis

4. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Pengembangan Digital

5. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di bidang AI untuk Kesehatan Dasar dan Pembangunan Manusia

6. Nota Kesepahaman tentang Penguatan Kerja Sama di Bidang Energi Bersih

7. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (CCS)

8. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Industri Jasa Pembangkit Lepas Pantai

9. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Perlindungan dan Penegakan Hak Kekayaan Intelektual

10. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Keuangan (Danantara–Exim Bank of Korea)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *