Home / Politik / Presiden PKS Semarakkan Meugang Bersama Penyintas Banjir di Aceh Tamiang

Presiden PKS Semarakkan Meugang Bersama Penyintas Banjir di Aceh Tamiang

    

Aceh Tamiang,REDAKSI17.COM — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf menghadiri kegiatan ‘Meugang’ bersama masyarakat di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Ahad (15/2/2026).

Kehadiran Presiden PKS menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah tersebut.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu Bendahara Umum DPP PKS Noerhadi, Anggota DPR RI Fraksi PKS Ismail Bachtiar, Ketua DPW PKS Aceh Ismunandar, jajaran DPTW PKS Aceh, Ketua DPD PKS Aceh Tamiang Dedi Suriahnsyah, serta para pengurus dan kader lainnya.

Di sela-sela kegiatan, Almuzzammil Yusuf menyampaikan komitmen partainya untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana, tidak hanya di Aceh, tetapi juga di sejumlah daerah lain yang terjadi musibah akhir tahun 2025 lalu seperti Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

“Kami menginstruksikan kepada seluruh Aleg dan pejabat publik PKS untuk berkontribusi maksimal dalam membantu korban banjir. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Almuzzammil dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden PKS secara simbolis menyerahkan sebanyak 684 paket bantuan kepada para penyintas banjir.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah berupaya bangkit pascabencana.

“Meskipun dalam kondisi yang belum stabil seperti saat ini, namun ada nilai-nilai budaya yang tetap dijaga oleh masyarakat Aceh yaitu Makan daging bersama menyambut bulan suci Ramadhan, maka kita hadir membersamai masyarakat Aceh,” tambahnya.

Sementara itu Ketua DPW PKS Aceh Ismunandar mengatakan sebagai bentuk komitmen dan kepedulian PKS terhadap masyarakat Aceh khususnya yang terdampak banjir, Presiden PKS Almuzzammil sendiri sudah dua kali turun langsung ke Aceh Tamiang.

“Sebelumnya pada 13 Desember 2025, beliau juga sudah turun langsung meninjau kondisi pascabanjir dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, bahkan beliau menginap bersama korban banjir Aceh Tamiang,” ujar Ismunandar.

Pada kesempatan itu Ismunandar juga menegaskan bahwa kegiatan meugang bersama ini sebagai bentuk komitmen pihaknya untuk terus membersamai masyarakat, terutama dalam situasi sulit, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah musibah.

“Semoga masyarakat Aceh khususnya korban banjir tetap bisa menjalankan ibadah puasa tahun ini sebagaimana tahun-tahun sebelumnya meskipun dalam kondisi serba kekurangan,” pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa tradisi meugang yang identik dengan kebersamaan dan kepedulian sosial dimanfaatkan sebagai momentum untuk berbagi dengan warga penyintas.

Tradisi Meugang merupakan warisan budaya Aceh yang sudah turun temurun dimana masyarakat Aceh membeli dan menyantap daging bersama keluarga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *