Jakarta,REDAKSI17.COM – Pemerintah memastikan kondisi keuangan negara masih berada di jalur aman di tengah tekanan global. Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki bantalan fiskal yang kuat untuk menghadapi berbagai ketidakpastian ekonomi dunia.
Salah satu “senjata rahasia” itu adalah Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang nilainya mencapai sekitar Rp420 triliun. Dana ini berfungsi sebagai cadangan fiskal yang bisa digunakan dalam kondisi darurat, terutama jika tekanan terhadap APBN semakin besar.
Menurut Purbaya, keberadaan SAL memberi ruang gerak bagi pemerintah agar tetap fleksibel dalam menjaga stabilitas ekonomi. Namun, ia menegaskan bahwa dana tersebut belum akan digunakan dalam waktu dekat, termasuk untuk menutup potensi lonjakan subsidi energi.
Sebaliknya, pemerintah masih mengandalkan strategi utama berupa efisiensi belanja kementerian dan lembaga. Langkah ini dinilai lebih aman untuk menjaga disiplin fiskal tanpa harus menggerus cadangan yang ada.
Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara kehati-hatian dan kesiapan menghadapi krisis. SAL diposisikan sebagai “tameng terakhir”, bukan solusi instan.
Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, keberadaan cadangan sebesar ratusan triliun rupiah ini menjadi penopang penting—namun penggunaannya tetap dihitung dengan sangat hati-hati.





