Home / Ekonomi dan Bisnis / RMKO Siapkan Rights Issue 512 Juta Saham, TPIA Amankan Komitmen Rp 3,37 T

RMKO Siapkan Rights Issue 512 Juta Saham, TPIA Amankan Komitmen Rp 3,37 T

Jakarta,REDAKSI17.COM -Market Overview Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (3/3), turun 0,96% ke level 7.939,77. Tekanan terhadap indeks terjadi di tengah pergerakan variatif sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Saham BBCA menguat 0,71%, AADI melonjak 6,82%, dan UNTR naik 2,61% sehingga menjadi penopang utama indeks. Sebaliknya, pelemahan tajam pada AMMN sebesar 6,51% serta koreksi BBRI 1,31% dan BREN 2,57% menjadi pemberat pergerakan IHSG.

Dari aktivitas investor asing, tercatat jual bersih Rp1,17 triliun di pasar reguler. Namun secara agregat di seluruh pasar, investor asing masih mencatat beli bersih Rp3,45 triliun. Secara sektoral, 9 dari 11 sektor mengalami pelemahan. Sektor Basic Industry terkoreksi paling dalam 3,85%, sementara sektor Industrial menjadi yang paling kuat dengan kenaikan 0,59%.

Sentimen global turut memengaruhi pergerakan pasar. Bursa saham Amerika Serikat kompak melemah, dengan Dow Jones turun 0,83% ke 48.501, S&P 500 turun 0,94% ke 6.816, dan Nasdaq terkoreksi 1,02% ke 22.516. Kekhawatiran atas konflik berkepanjangan antara AS dan Iran turut menekan ETF EIDO yang turun 2,11% serta indeks MSCI Indonesia yang melemah 0,71%.

Berita Emiten
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
TPIA mendapatkan komitmen investasi sebesar US$200 juta atau setara Rp 3,37 triliun dari Danantara Indonesia dan Indonesia Investment Authority (INA). Komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan Conditional Share Subscription Agreement (CSSA) untuk mendukung pembangunan pabrik Chlor Alkali–Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten.

Nilai tersebut merupakan bagian dari total investasi proyek sebesar US$800 juta yang akan dikelola oleh entitas Chandra Asri Alkali (CAA). Proyek yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

Pada tahap awal, fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas produksi 400.000 ton Caustic Soda dan 500.000 ton Ethylene Dichloride (EDC) per tahun. Selama masa konstruksi, proyek ini diperkirakan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja dan sekitar 250 tenaga kerja saat memasuki tahap operasional.

PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO)
RMKO berencana melaksanakan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Perseroan akan menerbitkan maksimal 512 juta saham baru, setara 29,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Rencana tersebut masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 8 April. Dana hasil pelaksanaan PMHMETD I, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan sebagai modal kerja untuk memperkuat struktur permodalan serta mendukung pengembangan kegiatan usaha. Pelaksanaannya direncanakan paling lambat 12 bulan setelah memperoleh persetujuan RUPSLB, sesuai ketentuan regulasi yang berlaku.

Rekomendasi Saham Hari Ini
HUMI – Buy 240-244 | TP 252-260 | SL 224

HUMI
Transaksi di sini
Powered by

GTSI – Buy 308-312 | TP 324-332 | SL 290

GTSI
Transaksi di sini
Powered by

STAA – Buy 1205-1220 | TP 1250-1310 | SL 1140

STAA
Transaksi di sini
Powered by

ACES – Buy 396-400 | TP 408-410 | SL 380

ACES
Transaksi di sini
Powered by

LEAD – Buy 181-183 | TP 190-198 | SL 171

LEAD
Transaksi di sini
Powered by

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *