Home / Olahraga / Rosenior Tak Jamin Sanchez Terus Jadi Kiper Inti Chelsea

Rosenior Tak Jamin Sanchez Terus Jadi Kiper Inti Chelsea

Sanchez dicadangkan saat Chelsea mengalahkan Aston Villa. Foto: Getty Images/Justin Setterfield

Jakarta,REDAKSI17.COM – Kiper Chelsea Robert Sanchez hanya duduk di bangku cadangan saat timnya mengalahkan Aston Villa 4-1 dalam lanjutan Liga Inggris pekan ini. Pelatih Liam Rosenior menegaskan tak ada jaminan bagi siapa pun untuk berdiri di bawah mistar The Blues.
Performa Sanchez mendapat sorotan saat Chelsea takluk 1-2 dari Arsenal pada 1 Maret silam. Saat bertamu ke Villa Park tiga hari berselang, Rosenior kemudian memilih Filip Jorgensen, yang selama ini menjadi deputi, sebagai kiper inti.

Rosenior mengatakan Sanchez kecewa dengan keputusan tersebut, namun pelaith 41 tahun itu juga mengakui bahwa performa setiap posisi, tak terkecuali kiper, akan terus dipantau sehingga tak ada jaminan untuk siapa pun mengisi starting line-up.

“Saya bersikap jujur kepada Rob. Dia sangat kecewa karena tidak bermain, yang memang saya harapkan dari setiap pemain, baik itu kiper atau pemain lapangan,” ujar Rosenior pada Jumat (6/3/2026), dikutip BBC.

“Namun cara Rob merespons dalam latihan, cara dia mendukung Filip – dalam pemanasan, di ruang ganti – sungguh luar biasa. Bagi saya, sesungguhnya saya melihat posisi kiper secara berbeda untuk setiap laga. Saya ingin ada persaingan di setiap posisi.”

“Saya tahu, secara tradisional, jika ada pergantian kiper, orang berasumsi dia sekarang menjadi nomor satu. Itu tidak benar. Kami akan memilih – dan saya akan memilih – tim terbaik untuk setiap laga.

“Filip tidak menunggu – dia telah bekerja keras untuk mendapatkan kesempatannya. Saya pikir dia menerimanya dengan sangat, sangat baik. Namun Rob juga telah menunjukkan performa yang luar biasa.”

Rosenior lalu ditanya apakah perlu kontinuitas di posisi kiper serta apakah nantinya rotasi malah berdampak negatif ke depannya. Eks Strasbourg itu menegaskan ia melakukan semuanya dengan target selalu meraih hasil baik di tiap laga.

“Ya, Anda membutuhkan kontinuitas – tetapi Anda juga perlu memenangkan laga. Ada berbagai pendekatan – modern atau tradisional. Saya akan memilih tim yang menurut saya terbaik untuk memenangkan setiap laga.”

“Saya rasa saya belum pernah memilih sebelas pemain yang sama sejak saya tiba. Silkan jika orang-orang bilang Anda membutuhkan kontinuitas – jika kita kalah, itu karena kita tidak memiliki cukup pemain; jika kita menang, itu adalah keputusan yang tepat.”

“Saya membuat keputusan untuk laga melawan Aston Villa yang menurut saya terbukti benar. Mudah-mudahan, saya akan membuat lebih banyak keputusan yang tepat ke depannya,” tegas Rosenior.

Selanjutnya Chelsea akan menghadapi Wrexham di 16 besar Piala FA pada Minggu (8/3/2026) pukul 00.45 WIB sebelum bertamu ke markas Paris Saint-Germain untuk menjalani leg pertama 16 besar Liga Champions pada Kamis (12/3) pukul 03.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *