Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Jajaran direksi RSUP Dr. Sardjito menemui Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Gadri, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Selasa (06/01). Pertemuan ini digelar dalam rangka penyampaian kinerja RSUP Dr. Sardjito tahun 2025, sekaligus rencana kerja tahun 2026 hingga 2029.
Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito, dr. Eniarti, M.Sc., Sp.KJ., M.M.R., QHIA, usai pertemuan mengatakan, pelaporan kinerja dan rencana kerja RSUP Dr. Sardjito ini merupakan kewajiban direksi kepada Sri Sultan sebagai Ketua Dewan Pengawas RSUP Dr. Sardjito. Dalam pelaporan kali ini, Eniarti juga mengungkapkan rencana pembangunan Central Medical Unit (CMU) yang ditargetkan selesai pada tahun 2027 mendatang.
“Kami akan segera melaksanakan pembangunan Central Medical Unit di RSUP Dr. Sardjito. nantinya, hampir 75% kegiatan pelayanan kesehatan di RSUP Dr. Sardjito akan terpusat di satu gedung ini. Insya Allah gedung ini nantinya akan lebih memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik lagi di RSUP Dr. Sardjito,” paparnya.
Eniarti mengungkapkan, rencananya gedung CMU ini akan terdiri dari 15 lantai. Tujuan didirikannya gedung ini ialah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mendekatkan akses layanan kepada masyarakat, serta memberikan satu produk layanan kesehatan yang berkualitas.
“Harapannya Central Medical Unit di RSUP Dr. Sardjito dapat memberikan pelayanan yang lebih mudah, lebih baik, dan berkualitas untuk masyarakat DIY maupun masyarakat lain yang membutuhkan pelayanan kesehatan dari RSUP Dr. Sardjito. Semoga harapan ini bisa segera terwujud,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan dukungannya pada rencana pembangunan CMU RSUP Dr. Sardjito ini. Namun Sri Sultan berharap penyelesaian rencana kerja RSUP Dr. Sardjito, termasuk pembangunan gedung CMU tidak sampai melebihi masa jabatan Presiden RI periode saat ini.
“Saya punya harapan, bagaimana semua itu (rencana kerja) bisa diselesaikan dalam satu periode presiden saat ini. Karena kita tidak tahu, nanti setelah periode ini selesai, berganti tidak menteri-(kesehatan)-nya. Daripada nanti separuh-separuh (terlaksana), sekarang bagaimana kita bisa mendesain hal itu agar terlaksana, dan komitmen Bapak Menteri (Kesehatan) sendiri untuk bisa menyelesaikan (semua renacana) selama masa jabatannya,” papar Sri Sultan.
HUMAS DIY





