Sejarah selang medis
Dimulai dari bahan alami kuno seperti jerami untuk kateter, berkembang ke logam (perak) di Abad Pertengahan, lalu karet pada 1850-an (dibuat populer oleh Foley), hingga penggunaan plastik luas di 1970-an untuk berbagai aplikasi seperti infus, selang makanan, dan drainase, seiring kemajuan teknologi medis untuk memenuhi kebutuhan diagnosis dan terapi pasien.
Evolusi Selang Medis Berdasarkan Jenisnya:
- Kateter (Pengeluaran Urin)
- Kuno (1500 SM): Dari jerami atau daun palma.
- Abad ke-11 M: Dari besi atau perak, dianggap lebih steril.
- 1850-an: Auguste Nétalon mendesain dari karet lunak; Frederic E.B. Foley menyempurnakannya.
- Selang Makanan (Feeding Tube) (Nutrisi)
- Abad ke-18: John Hunter menggunakan kulit belut dan tulang paus untuk selang nasogastrik.
- Pertengahan/Akhir 1800-an: Teknik pemasangan selang makanan melalui pembedahan mulai berkembang.
- 1940-an – 1970-an: Penggunaan plastik meluas, menggantikan karet yang disterilkan berulang, untuk memberikan nutrisi cair atau sementara menggantikan fungsi tubuh.
- Selang Infus (IV Tubing) (Obat/Cairan)
- 1935: Ditemukan infus tetes lambat, awalnya menggunakan selang karet steril.
- 1945: Penggunaan plastik mulai diperkenalkan di rumah sakit.
- 1970-an: Plastik dan lateks menjadi material dominan untuk selang infus.
- Selang Dada (Chest Tube) (Drainase)
- Teknik drainase pleura (rongga dada) terus berkembang, menggunakan selang fleksibel untuk mengatasi penumpukan cairan atau udara, mencerminkan kemajuan teknologi medis.
- Tabung Endotrakeal (Intubasi/Pernapasan)
- 1920-an: Tabung endotrakeal mulai diterima, dengan peningkatan desain oleh Rowbotham dan Magill, termasuk pengembangan tabung dengan manset (cuff) untuk menutup trakea.
Kesimpulan:
Sejarah selang medis menunjukkan pergeseran material dari alam ke logam, lalu karet, hingga plastik modern, serta peningkatan desain untuk fungsi yang lebih spesifik (kateterisasi, nutrisi, infus, drainase, jalan napas), menjadikannya alat vital dalam perawatan pasien.
Sejarah selang medis menunjukkan pergeseran material dari alam ke logam, lalu karet, hingga plastik modern, serta peningkatan desain untuk fungsi yang lebih spesifik (kateterisasi, nutrisi, infus, drainase, jalan napas), menjadikannya alat vital dalam perawatan pasien.
Kami penyedia alat kesehatan dan laboratorium skala kecil dan besar,info 087849378899




