Home / Olahraga / Sekjen AFC: Peluang Malaysia Menang Banding CAS 50-50

Sekjen AFC: Peluang Malaysia Menang Banding CAS 50-50

Skandal 7 pemain naturalisasi Malaysia menunggu hasil banding di CAS. (Foto: Twitter @FAM_Malaysia)

Kuala Lumpur,REDAKSI17.COM – Sekretaris Jendral AFC Windsor Paul John menilai Malaysia punya kemungkinan menang banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) 50 persen. Ini alasannya.
CAS menangguhkan hukuman FIFA yang diberikan untuk ketujuh pemain Timnas Malaysia pada akhir Januari 2026. Ketujuhnya diizinkan main lagi setelah disanksi larangan bermain setahun oleh FIFA.

Ketujuh pemain naturalisasi Malaysia dihukum FIFA karena ketahuan memanipulasi dokumen. 7 Penggawa Harimau Malaya yang bermasalah yakni Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) mengajukan penangguhan hukuman FIFA kepada CAS, yang kemudian dikabulkan. FAM kini tinggal menunggu hasil banding CAS untuk menyatakan diri tak bersalah atas masalah ini.

Windsor Paul John menilai dikabulkannya permohonan penangguhan hukuman dari CAS sebagai sinyal positif bagi Malaysia. Pria berusia 65 tahun ini menyebut CAS sebelumnya tak pernah mengabulkan upaya dari pihak tergugat.

“(Tujuh pemain) meminta penangguhan skorsing dan di CAS sangat susah untuk mengabulkan ini karena persyaratan mendapatkan permohonan penangguhan sangat tinggi,” kata Windsor Paul John, dilansir dari media Malaysia Makan Bola.

“Jadi ada peluang 50-50 untuk menang (banding). Berdasarkan pengalaman kami di AFC, semua kasus yang telah diputuskan AFC, siapa pun yang mengajukan banding ke CAS dan meminta perintah penangguhan, semuanya kalah. Mereka tidak pernah berhasil. Tidak pernah berhasil dalam sejarah kami di AFC.”

“Selama saya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal sejak 2015, tidak pernah ada satu pun kasus di mana terdakwa ditangguhkan. Ini adalah pertama kalinya yang kami ketahui ada pemain mendapat penangguhan sanksi,” ungkapnya.

Ketujuh pemain naturalisasi Malaysia diizinkan tampil lagi hingga keputusan akhir banding di CAS keluar. Hasil akhir banding diperkirakan muncul pada 26 Februari 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *