Pemerintah mengonfirmasi rencana kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia, dengan detail agenda menunggu penjelasan resmi Kemenlu.
Jakarta,REDAKSI17.COM – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto berencana melakukan kunjungan kerja ke Rusia dalam waktu dekat.
Namun, Teddy belum merinci agenda kunjungan tersebut dan meminta publik menunggu penjelasan resmi dari Kementerian Luar Negeri.
“Ya ada rencana demikian (ke Rusia), tapi untuk pastinya nanti Kementerian Luar Negeri akan menyampaikan,” kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Teddy menyebut, kunjungan luar negeri Presiden merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis dengan sejumlah negara mitra. Ia mencontohkan kunjungan Prabowo ke Jepang yang menghasilkan kesepakatan di sektor energi.
“Ada beberapa negara yang tentunya sudah kerja sama. Contoh kemarin Bapak Presiden baru kembali dari Jepang dan mungkin Pak Menteri ESDM sudah menyampaikan juga ya, ada kesepakatan terkait minyak dengan Jepang ya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah akan segera mengumumkan negara-negara tujuan kunjungan Presiden dalam waktu dekat.
“Untuk yang selanjutnya nanti lebih konfirmasinya besok pasti Kemenlu akan menyampaikan ke mana negara yang sudah konfirm akan dikunjungi Bapak Presiden,” tutur Teddy.
Sebelumnya, Prabowo menanggapi kritik terkait intensitas kunjungan luar negeri yang dilakukannya. Ia menegaskan perjalanan tersebut bertujuan mengamankan kepentingan nasional, termasuk sektor energi.
“Dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri seneng jalan-jalan keluar negeri. Saudara-saudara untuk amankan minyak, ya gue harus kemana mana,” kata Prabowo dalam rapat kerja pemerintahan di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Ia menyebut kunjungannya ke Jepang telah menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, dan memastikan akan kembali melakukan perjalanan luar negeri dalam waktu dekat.
“Kita ke Jepang kita dapat. Nih saya berangkat lagi nih. Aku mau berangkat lagi ke sebuah negara,” ujarnya.
Prabowo belum mengungkapkan tujuan berikutnya, namun optimistis terhadap kondisi Indonesia di tengah dinamika global.
“Nanti begitu aku berangkat kau tau kemana. Amankan juga, tapi Alhamdulillah sblm saya berangkat advance tim, tenang. Jadi saya confident, bagi saya Indonesia Gelap enggak ada. Indonesia cerah disaat banyak negara susah,” tuturnya.





