Home / Daerah / Sinergi Lintas Sektor dalam Menyambut Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Gunungkidul

Sinergi Lintas Sektor dalam Menyambut Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Gunungkidul

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang diselenggarakan oleh Polres Gunungkidul pada Kamis (5/3/2026) di Ruang Handayani. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan perayaan Idul Fitri di Bumi Handayani berlangsung aman, nyaman, dan tertib, baik bagi masyarakat setempat maupun para pemudik yang datang ke Gunungkidul.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Bupati Gunungkidul, Kapolres Gunungkidul, Dandim 0730/Gunungkidul, Kepala Dinas Perhubungan, serta perwakilan dari Basarnas, PMI, dan berbagai pemangku kepentingan terkait lainnya.

Salah satu agenda penting dalam rapat ini adalah pembahasan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026, yang merupakan operasi kemanusiaan untuk pengamanan Idul Fitri. Operasi ini direncanakan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan arus mudik, kelancaran pelaksanaan ibadah Idul Fitri, serta pengawasan terhadap potensi peningkatan kunjungan wisatawan di berbagai destinasi unggulan Gunungkidul.

Bupati Gunungkidul dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Oleh karena itu, kesiapsiagaan seluruh unsur terkait menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat agar perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

“Idul Fitri adalah momen sakral bagi keluarga. Karena itu kesiapsiagaan kita bukan sekadar prosedur formal, tetapi merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat agar mereka dapat merayakan hari kemenangan dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujar Bupati Gunungkidul.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rapat, potensi pergerakan masyarakat pada musim mudik tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang atau sekitar 50,6 persen dari total penduduk Indonesia. Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 1,75 persen dibandingkan dengan tahun 2025.

Kapolres Gunungkidul menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama unsur terkait telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan secara terpadu untuk memastikan kelancaran arus mudik, keamanan masyarakat, serta kesiapan menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan.

“Melalui Operasi Ketupat Progo 2026, kami bersama seluruh unsur terkait akan mengoptimalkan pengamanan arus mudik dan balik, pengamanan pelaksanaan ibadah Idul Fitri, serta mengantisipasi lonjakan wisatawan di berbagai destinasi wisata di Gunungkidul,” ungkap Kapolres Gunungkidul.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Gunungkidul, Kompol Rachmadiwanto, S.H., memaparkan kesiapan personel yang akan diterjunkan selama masa pengamanan. Menurutnya, fokus utama pengamanan mencakup kelancaran arus mudik dan balik, pengamanan pelaksanaan ibadah Idul Fitri, serta antisipasi lonjakan wisatawan di kawasan wisata Gunungkidul.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Satuan Lalu Lintas Polres Gunungkidul juga telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas. Pengaturan arus kendaraan akan dilakukan secara dinamis pada jalur-jalur menuju kawasan pantai dan pusat kota guna meminimalkan potensi kemacetan.

Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gunungkidul turut memberikan panduan terkait pelaksanaan takbir pada malam Idul Fitri. Panduan tersebut menekankan pelaksanaan takbir yang tetap meriah namun menjaga ketertiban, keamanan, dan kekhidmatan.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap orang yang pulang ke Gunungkidul merasa pulang ke rumah yang aman. Petugas dari Dishub, Basarnas hingga relawan PMI akan bersiaga di titik-titik rawan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Kabag Ops Polres Gunungkidul, Kompol Rachmadiwanto, S.H.

Melalui koordinasi lintas sektoral ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah, meningkatkan keramahan kepada wisatawan, serta mematuhi aturan berlalu lintas demi terciptanya perayaan Idul Fitri yang aman dan berkesan di Kabupaten Gunungkidul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *