YOGYAKARTA, REDAKSI17.COM – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali meningkat pada Sabtu dini hari (04/04/2026). Badan Geologi melalui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan telah terjadi kejadian Awan Panas Guguran (APG) yang terpantau melalui kamera CCTV pemantau.
Detail Kejadian
Berdasarkan data teknis yang dirilis, berikut adalah rincian aktivitas tersebut:
• Waktu Kejadian: Pukul 00:06 WIB.
• Jarak Luncur: Estimasi mencapai 2.000 meter (2 km).
• Arah Luncuran: Barat daya, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
• Parameter Seismik: Amplitudo maksimum tercatat sebesar 80 mm dengan durasi gempa selama 146,3 detik.
Status Aktivitas dan Rekomendasi
Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih ditetapkan pada Level III (SIAGA). Mengingat potensi bahaya yang masih tinggi, Badan Geologi mengeluarkan imbauan tegas bagi masyarakat:
1. Hindari Zona Bahaya: Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya yang telah ditetapkan.
2. Waspadai Alur Sungai: Mengingat arah luncuran menuju hulu sungai, warga diminta menjauhi alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi untuk mengantisipasi bahaya lahar maupun awan panas susulan.
3. Patuhi Otoritas: Selalu ikuti rekomendasi resmi dari BPPTKG dan pemerintah daerah setempat.
Pantau Informasi Terkini
Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Merapi dapat diakses melalui:
• Portal Resmi: https://linktr.ee/bpptkg
• Aplikasi Magma Indonesia
Status Siaga, Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer





