Home / Daerah / Sultan Desak PBB Usut Tuntas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Sultan Desak PBB Usut Tuntas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Sleman,REDAKSI17.COM – Dua peti jenazah prajurit TNI berbalut Merah Putih tiba di Base Ops Lanud Adisutjipto Yogyakarta pada Sabtu (4/4) malam, membawa pulang duka dari medan tugas perdamaian dunia. Di tengah suasana haru, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengusut tuntas gugurnya prajurit TNI di Lebanon, seraya menegaskan tragedi ini tak boleh terulang.
Duka terasa kian dekat bagi masyarakat DIY, menyusul salah satu prajurit yang gugur merupakan putra daerah Kulon Progo, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Bersama Serka Anumerta M. Nur Ichwan asal Magelang, keduanya dipulangkan ke tanah air setelah gugur saat menjalankan tugas sebagai bagian dari Satgas Yonmek XXIII-S United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Sri Sultan, didampingi jajaran Forkopimda DIY, menyambut langsung kedatangan jenazah di Base Ops Lanud Adisutjipto. Dalam suasana khidmat, Sultan menyampaikan belasungkawa sekaligus harapan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. “Saya mengucapkan belasungkawa mendalam. Harapan saya, peristiwa ini tidak terulang kembali,” ujarnya.
Menurut Sri Sultan, keselamatan personel dalam misi perdamaian internasional harus menjadi prioritas. Ia menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan kesepakatan di bawah naungan PBB agar perlindungan terhadap prajurit benar-benar terjamin.
Lebih jauh, Sri Sultan mendorong investigasi menyeluruh atas insiden serangan artileri yang menewaskan tiga prajurit TNI tersebut. Pemerintah Indonesia bersama PBB diminta mengungkap secara jelas penyebab kejadian, apakah merupakan kecelakaan atau terdapat unsur kesengajaan.
“Itu yang harus diidentifikasi dengan jelas, apakah kealpaan atau ada unsur lain. Kita berharap bisa diusut tuntas,” tegasnya.
Sebelumnya, suasana haru dan khidmat menyelimuti proses penyambutan jenazah yang tiba sekitar pukul 21.20 WIB menggunakan pesawat TNI AU jenis Hercules. Peti jenazah diusung dengan penuh penghormatan dalam upacara militer yang dipimpin Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono.
Usai prosesi di Lanud Adisutjipto, jenazah diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing. Kedua jenazah prajurit TNI asal Kulon Progo dan Magelang tersebut dimakamkan secara militer pada Minggu (5/4), sebagai penghormatan atas dedikasi menjaga perdamaian dunia..
Serka Anumerta M. Nur Ichwan dimakamkan di TMP Giri Dharmoloyo, Kota Magelang, dengan Inspektur Upacara Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita. Sementara Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon dimakamkan di TMP Giripeni, Wates, dengan Inspektur Upacara Asisten Kebijakan Strategis dan Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI, Letnan Jenderal TNI Candra Wijaya.
Kepergian putra-putra terbaik bangsa ini bukan sekadar kabar duka, melainkan pengingat tentang harga dari sebuah pengabdian. Dan seperti yang ditegaskan Sri Sultan, di balik setiap pengorbanan, harus ada tanggung jawab untuk mengungkap kebenaran agar duka serupa tak kembali terulang.
Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *