Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Rencana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) baru di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapat dukungan dan apresiasi dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat sistem pertahanan darat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah dengan dinamika sosial yang khas.
Dukungan tersebut disampaikan melalui Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, usai bersilaturahmi dengan Sri Sultan di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (07/04). Sebelum menjabat sebagai Danrem 072/Pamungkas menggantikan Brigjen TNI Bambang Sujarwo, Yuniar bertugas sebagai Paban VIII/Binkumtaltibprot Spersad.
Dalam suasana hangat, Sri Sultan memberikan arahan sekaligus wejangan layaknya orang tua kepada anaknya, dengan menekankan pentingnya menjaga DIY melalui sinergi antara TNI, Pemda, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat. “Beliau memberikan dukungan dan apresiasi terhadap rencana pembentukan Kodam di DIY. Harapannya, kita bersama-sama terus menjaga keamanan dan stabilitas wilayah,” ujar Yuniar.
Menurut Yuniar, kunjungan tersebut menjadi momentum awal dirinya sebagai Danrem 072/Pamungkas yang baru untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan, peran TNI di DIY tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus selaras dengan seluruh pemangku kepentingan.
Rencana pembentukan Kodam baru ini merupakan bagian dari agenda strategis TNI Angkatan Darat dalam memperkuat pertahanan wilayah darat. Dengan struktur komando yang lebih dekat dan responsif, proses pengambilan keputusan diharapkan menjadi lebih cepat, terutama dalam menghadapi berbagai potensi ancaman multidimensi.
Wilayah Korem 072/Pamungkas dinilai memiliki kompleksitas sosial dan politik yang tinggi, sehingga memerlukan penguatan struktur komando yang lebih efektif. Kodam yang direncanakan nantinya akan membawahi dua Korem tipe B dengan cakupan wilayah DIY serta sebagian eks Karesidenan Kedu.
Transformasi ini bukan sekadar perubahan organisasi, tetapi langkah konkret untuk meningkatkan efektivitas pembinaan teritorial dan kesiapsiagaan aparat di lapangan. Kehadiran Kodam di DIY diharapkan mampu memperkuat rasa aman masyarakat sekaligus menjaga harmoni di tengah keberagaman.
“Beliau selaku orang tua banyak memberikan wejangan kepada kami yang bertugas di DIY. Saya sangat berterima kasih atas nasihat beliau,” ungkap Yuniar.
Dengan dukungan Gubernur DIY serta penguatan sinergi lintas sektor, rencana pembentukan Kodam baru ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam menjaga DIY tetap aman, nyaman, dan kondusif sebagai daerah istimewa sekaligus pusat kebudayaan.
Humas Pemda DIY




