Home / Daerah / Syawalan di Gunungkidul, Sultan Ingatkan Jangan Jadi ‘Bangsa Pendek Akal’

Syawalan di Gunungkidul, Sultan Ingatkan Jangan Jadi ‘Bangsa Pendek Akal’

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memperingatkan masyarakat agar tidak menjadi bangsa pendek akal dan bangsa gosip akibat kegemaran mereproduksi ujaran kebencian serta berita bohong. Peringatan keras ini disampaikan Sri Sultan sebagai refleksi pentingnya menjaga akal sehat di tengah derasnya arus informasi teknologi saat ini.

Pesan tersebut ditegaskan Sri Sultan dalam acara Silaturahmi Idulfitri Gubernur dan Wakil Gubernur DIY bersama masyarakat Kabupaten Gunungkidul di Taman Budaya Gunungkidul (TBG), Rabu (08/04). Sri Sultan menekankan bahwa kemudahan memviralkan sesuatu tanpa proses check and re-check justru dapat menjauhkan bangsa dari tujuan konstitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Jika greget saut yang menyematkan ujaran kebencian terus-menerus direproduksi, saya khawatir kita akan menjadi bangsa pendek akal, bangsa gosip,” ujar Sri Sultan.

Sebagai solusi konkret, Sri Sultan meminta para pemuka agama dan pendidik untuk menjadikan masjid serta lembaga pendidikan sebagai wadah mencerdaskan bangsa. Sri Sultan berharap para takmir dan kaum intelektual bersedia menyisipkan ajaran cinta tanah air dan bangsa dalam setiap khotbah maupun proses pengajaran. Dalam hal beragama, Sri Sultan mengajak masyarakat meneladani wejangan Sunan Gunung Jati tentang pentingnya proses tinalesih (mengkaji) dan musyawarah agar menjadi pribadi yang bijak.

Lebih lanjut, Sri Sultan mengajak masyarakat untuk memegang prinsip “mangasah mingising budi, mêmasuh malaning bumi” demi memperkuat tali solidaritas. Sri Sultan berharap pembangunan di Kabupaten Gunungkidul terus bergerak maju dengan sokongan pilar Pancasila dan UUD 1945 sebagai wujud nyata kembali ke fitrah ke-Indonesiaan.

Menyambut arahan tersebut, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan bahwa momentum silaturahmi ini adalah pondasi penting bagi sinergi pembangunan. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Endah mengucapkan selamat Idulfitri serta memohon maaf kepada Sri Sultan dan Wakil Gubernur DIY atas segala kekurangan dalam melaksanakan tugas selama ini.

Dalam sambutannya, Endah mengutip pesan Ir. Soekarno bahwa perjuangan membangun daerah untuk mensejahterakan rakyat harus terus berjalan. Endah menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan nasib rakyat di segala bidang, mulai dari pangan, papan, hingga pendidikan melalui semangat gotong royong.

“Masyarakat yang adil dan makmur tidak jatuh begitu saja dari langit laksana embun di waktu malam, melainkan harus diperjuangkan dengan keringat dan kerja keras bersama,” tegas Endah sembari menyampaikan terima kasih atas dukungan pembangunan dari Pemerintah DIY selama ini.

Acara silaturahmi ini ditutup dengan suasana penuh kehangatan saat sesi jabat tangan. Sri Sultan bersama Wakil Gubernur DIY, Bupati Gunungkidul beserta Ketua TP PKK Gunungkidul, Kajati DIY, dan Gubernur AAU berdiri bersama untuk menyapa sekaligus berjabat tangan dengan seluruh tamu undangan yang hadir, merajut kembali benang-benang solidaritas di hari yang fitri.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *