MERGANGSAN,REDAKSI17.COM – Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menghadiri kegiatan Syawalan Kepala Sekolah se-Kota Yogyakarta mulai dari TK, SD, SMP dan SMA/SMK yang berlangsung di Hotel Tasnem Malioboro, Rabu (1/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wawan menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter serta kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
Wawan menyampaikan, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus dibarengi dengan pembiasaan nilai-nilai karakter. Nilai tersebut meliputi religiusitas, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan semangat gotong royong yang diterapkan baik dalam kegiatan pembelajaran maupun non-pembelajaran.
Selain itu, ia juga mendorong seluruh sekolah untuk melaksanakan pengelolaan sampah secara terencana, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Upaya ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi siswa.
“Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan budaya hidup bersih,” ujarnya.
Wawan juga menginstruksikan agar sekolah rutin melaksanakan kegiatan kerja bakti, minimal setiap hari Jumat pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Kegiatan ini mencakup pembersihan lingkungan sekolah hingga radius 200 meter, termasuk rumput liar dan sampah di sekitar area luar sekolah.

Suasana Syawalan Kepala Sekolah Se-Kota Yogyakarta yang berlangsung di Hotel Tentrem Malioboro Yogyakarta, Rabu (1/4).

“Mari seluruh sekolah untuk melakukan penataan taman guna menciptakan suasana yang asri dan mendukung proses belajar mengajar. Kepala sekolah juga harus memetakan kondisi sosial ekonomi orang tua atau wali murid secara objektif sebagai dasar perencanaan program pendidikan,” ungkapnya.
Tambahnya, khusus bagi kepala sekolah SD dan SMP, Wawan menargetkan peningkatan capaian nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) melalui peningkatan mutu pembelajaran, pendampingan siswa, serta evaluasi berkelanjutan.
Sementara untuk kepala sekolah TK dan SD, diharapkan mampu meningkatkan serta mempertahankan jumlah peserta didik melalui layanan pendidikan yang berkualitas.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan saat memberikan sambutan.

Ia mengingatkan bahwa tugas meningkatkan kualitas pendidikan bukanlah hal ringan. Menurutnya, pendidikan karakter menjadi aspek penting yang harus terus diperkuat di tengah berbagai tantangan sosial, termasuk perilaku generasi muda yang dinilai perlu mendapat perhatian bersama. “Pendidikan saja tidak cukup. Kita juga harus merefleksikan dan memperkuat budi pekerti anak-anak kita,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wawan juga menyinggung pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, termasuk sungai di wilayah Kota Yogyakarta. Ia menyebut pemerintah kota tengah mengupayakan program penataan kawasan sungai melalui konsep “mundur, munggah, madep” agar masyarakat lebih peduli dan tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta, Budi Santoso mengatakan, pendidikan berkarakter menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi unggul.
Menurutnya, pembentukan karakter atau akhlakul karimah menjadi pondasi penting, yang nantinya akan berdampak positif pada capaian akademik dan kehidupan sosial siswa.
“Jika anak-anak memiliki karakter yang baik, maka aspek akademik akan mengikuti dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan capaian membanggakan, dimana hasil Tes Kemampuan Akademik DIY berhasil meraih peringkat pertama secara Nasional. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah, khususnya jenjang SD dan SMP, dalam menghadapi pelaksanaan ujian mendatang.
Selain itu, Budi Santoso turut mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh peserta yang hadir, seraya mengajak untuk memperkuat nilai kebersamaan dan saling memaafkan sebagai bagian dari pembentukan karakter yang utuh.