GONDOMANAN,REDAKSI17.COM – Taman Pintar Yogyakarta terus berkomitmen memberikan edukasi yang menyenangkan bagi masyarakat melalui pengembangan wahana dan perlengkapan edukatif.
Tahun ini, Taman Pintar kembali berinovasi dengan menghadirkan zona baru, yakni Zona Paleozoic atau Zona Kehidupan Air Purba serta Zona 180°.
Kepala Seksi Kerjasama dan Pemasaran Taman Pintar Yogyakarta, Nia Dianti menjelaskan, Zona Kehidupan Air Purba yang berada setelah area akuarium ini dirancang untuk menceritakan awal mula kehidupan di bumi yang bermula dari air, menampilkan gambaran kehidupan air pada zaman purba sebelum memasuki zona fosil dan dinosaurus.
“Setelah akuarium, awal mula kehidupan yang berasal dari air. Jadi ditampilkan seperti apa kehidupan air pada zaman purba, hewan-hewannya apa saja, sebelum masuk ke zona fosil,” jelas Nia saat diwawancarai, Senin (2/2/2026).
Meski demikian, Nia menegaskan, zona tersebut masih dalam tahap pengerjaan dan belum sepenuhnya selesai. Pengembangan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Target penyelesaian Zona Kehidupan Air Purba diharapkan dapat rampung pada tahun ini. “Masih belum 100 persen, jadi kami bertahap. Targetnya tahun ini, tapi untuk tanggal pastinya belum bisa ditentukan,” katanya.
Tambahnya, secara umum operasional Taman Pintar tetap dibuka setiap hari. Namun, jam operasional nantinya akan menyesuaikan, terutama menjelang bulan Ramadhan. “Untuk harinya tetap seperti biasa, setiap hari kita buka. Hanya saja untuk jam operasional nanti akan menyesuaikan,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, hingga menjelang Ramadhan, kunjungan ke Taman Pintar masih didominasi oleh rombongan sekolah. Bahkan, jumlah kunjungan terbilang cukup ramai karena banyak sekolah yang memanfaatkan waktu sebelum bulan puasa untuk berwisata edukasi. “Rombongan sekolah masih banyak, malah cukup ramai. Mungkin karena mengejar sebelum puasa,” ujarnya.
Selain menghadirkan zona baru, Taman Pintar juga telah menyiapkan sejumlah wahana yang diperbarui sejak akhir tahun lalu untuk menyambut masa liburan. Beberapa di antaranya adalah penambahan koleksi dinosaurus di zona fosil, pembaruan zona imersif kehidupan air, zona meteorologi, serta penyegaran tampilan zona air menari di area playground. “Sebenarnya tidak benar-benar baru, tapi kita melakukan refresh dan penambahan wahana agar tampilannya lebih menarik,”ungkapnya.
Terkait target kunjungan, Nia mengatakan, pasca pandemi, Taman Pintar lebih menyesuaikan target dengan realisasi kunjungan. Untuk tahun ini targetnya menyesuaikan dengan realisasi setelah pandemi. Targetnya sekitar 750 ribu pengunjung. “Kami berharap, Taman Pintar Kota Yogyakarta dapat terus menjadi destinasi wisata edukasi unggulan yang menarik bagi pelajar maupun masyarakat umum,” katanya.


