Home / Aneka WarNA / Tradisi Imlek Makin Beragam, dari Barongsai hingga Angpao Digital

Tradisi Imlek Makin Beragam, dari Barongsai hingga Angpao Digital

Jakarta,REDAKSI17.COM – Perayaan Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen yang dinanti masyarakat. Selain sarat makna, Imlek juga identik dengan beragam tradisi yang meriah dan dapat dinikmati lintas generasi.
Mulai dari pertunjukan seni hingga kebiasaan berbagi rezeki, berikut sederet tradisi Imlek yang kerap ditunggu-tunggu setiap tahunnya.

Pertunjukan Barongsai

Pertunjukan barongsai menjadi ikon perayaan Imlek yang dipercaya membawa keberuntungan serta mengusir energi negatif. Tradisi ini berawal dari legenda makhluk bernama Nian yang ditakuti masyarakat Tiongkok kuno. Untuk mengusirnya, warga menggunakan suara keras, warna merah, dan tarian singa yang kemudian dikenal sebagai barongsai. Sejak saat itu, barongsai identik dengan simbol perlindungan dan awal baru yang penuh harapan.

Menariknya, dalam pertunjukan barongsai terdapat tradisi cai qing atau “memetik sayur”. Singa akan mengambil selada atau jeruk yang digantung, lalu “menyebarkannya” kembali sebagai simbol penyebaran rezeki dan keberuntungan. Warna merah dan emas pada kostumnya pun melambangkan kebahagiaan serta kemakmuran.

Membaca Shio

Membaca peruntungan berdasarkan shio menjadi tradisi yang selalu dinanti saat Imlek. Sistem shio terdiri dari 12 hewan yang mewakili siklus tahunan dalam astrologi Tionghoa dan diyakini memengaruhi karakter serta keberuntungan seseorang. Tak heran, banyak orang mencari ramalan shio untuk melihat gambaran karier, kesehatan, hingga percintaan di tahun baru.

Selain hewan, setiap tahun juga dikaitkan dengan lima elemen yakni Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air. Kombinasi shio dan elemen inilah yang membuat ramalan tiap tahun bisa berbeda, bahkan bagi orang dengan shio yang sama. Meski bersifat hiburan, tradisi ini tetap menjadi bagian yang melekat dalam perayaan Imlek.

Tradisi berbagi angpao menjadi momen yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak. Amplop merah ini melambangkan doa dan harapan baik, sementara warna merah dipercaya membawa keberuntungan serta menangkal energi buruk. Angpao juga menjadi simbol rasa syukur dan kebersamaan dalam keluarga.

Menariknya, dalam tradisi tertentu angpao tidak langsung dibuka di depan pemberi sebagai bentuk sopan santun. Nominal uangnya pun sering kali menghindari angka empat karena dianggap kurang membawa keberuntungan dalam budaya Tionghoa.

Seiring perkembangan teknologi, berbagi angpao kini bisa dilakukan secara lebih praktis. Salah satunya melalui layanan DANA Xuper Angpao, yang memungkinkan pengguna berbagi angpao secara digital lewat fitur DANA Kaget. Selain memudahkan, momen berbagi ini juga bisa disertai berbagai promo xtra cuan hingga 88%.

Mengirim DANA Kaget juga praktis dan bisa dilakukan dalam beberapa langkah sederhana. Pengguna cukup membuka menu Semua Layanan, lalu pilih fitur DANA Kaget. Setelah itu, tentukan desain amplop digital yang diinginkan, tambahkan ucapan Imlek, atur nominal saldo serta jumlah penerima, kemudian bagikan tautannya.

Dalam hitungan detik, angpao digital pun siap dibagikan. Sebagai catatan, tautan resmi DANA Kaget hanya menggunakan format link.dana.id/kaget dan fitur ini hanya dapat diakses melalui aplikasi DANA, bukan lewat browser.

Selain berbagi angpao digital, pengguna juga bisa memanfaatkan berbagai promo menarik, seperti diskon top up DANA+ hingga Rp88.888, potongan pembelian eMAS hingga Rp88.888, diskon produk asuransi pilihan dengan DANA+ hingga 18%, Asuransi ProSehat hingga 88%, serta Asuransi Jaminan Perjalanan Mobil di DANA Siaga dengan diskon hingga 88%.

Dengan memadukan tradisi dan kemudahan digital, perayaan Imlek kini bisa dirayakan secara lebih praktis tanpa menghilangkan makna berbagi dan kebersamaan yang menjadi esensi utamanya. Yuk, download, kirim angpao & serbu diskon s/d 88% pakai DANA!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *