Home / Nasional dan Internasional / Trump dan Iran Beda Soal Penyelamatan Pilot Jet Tempur AS

Trump dan Iran Beda Soal Penyelamatan Pilot Jet Tempur AS

Jakarta,REDAKSI17.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim berhasil mengevakuasi pilot jet tempur yang hilang akibat jatuh ditembak Iran. Namun Iran membantah klaim Trump tersebut dengan mengaku telah menembak lagi 2 pesawat dan helikopter AS dalam operasi penyelamatan tersebut.
Angkatan bersenjata Iran sebelumnya menembak jatuh setidaknya dua jet tempur dan tiga drone serta dua rudal jelajah pada hari Jumat (3/4). Iran menyebutnya sebagai “hari kelam” bagi angkatan udara Amerika Serikat dan Israel.

Dirangkum detikcom, Minggu (5/4/2026), Donald Trump mengklaim pihaknya berhasil menyelamatkan anggota militer Amerika Serikat (AS) yang hilang sejak Iran menembak jatuh jet tempur. AS mengerahkan puluhan pesawat untuk melakukan operasi SAR.

Hal itu disampaikan Presiden AS Donald Trump melalui postingan di media sosial, dilansir AP, Minggu (5/4/2026). AS gencar melakukan operasi pencarian dan penyelamatan setelah jet tempur F-15E Strike Eagle itu jatuh pada hari Jumat. Sementara Iran juga menjanjikan hadiah bagi siapa pun yang menyerahkan “pilot musuh.”

Anggota kru kedua telah diselamatkan sebelumnya. Dalam postingannya, Trump menginformasikan kondisi pilot terluka “akan baik-baik saja,”. Trump menambahkan bahwa pilot tersebut berlindung “di pegunungan Iran yang berbahaya.”

Trump menambahkan bahwa penyelamatan tersebut melibatkan “puluhan pesawat” dan bahwa AS telah memantau lokasinya “24 jam sehari, dan dengan tekun merencanakan penyelamatannya.”

Iran Tembak 2 Pesawat AS Lagi
Komando militer gabungan Iran menyebut dua helikopter Black Hawk dan satu pesawat angkut militer C-130 ditembak jatuh di kota Isfahan. Pesawat-pesawat tersebut ikut serta dalam operasi penyelamatan seorang pilot jet tempur AS yang sebelumnya ditembak jatuh Iran.

“Pesawat musuh yang masuk ke wilayah Isfahan selatan, termasuk dua helikopter Black Hawk dan satu pesawat angkut militer C-130, telah dihantam dan sekarang terbakar,” kata komando pusat militer, Khatam Al-Anbiya, dilansir AFP, Minggu (5/4/2026).

Iran: Operasi Penyelamatan Pilot Jet Tempur AS Gagal
Militer Iran mengatakan operasi AS untuk menyelamatkan seorang pilot dari pesawat tempur Amerika yang jatuh telah ‘benar-benar gagal’. Namun pernyataan militer Iran tersebut tanpa menyebutkan bahwa ia telah ditangkap.

Dilansir AFP, Minggu (5/4/2026), pernyataan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa perwira tersebut telah diselamatkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan. Trump menyebut pilot tersebut berada dalam kondisi aman dan selamat.

“Operasi penyelamatan militer AS yang disebut-sebut itu, yang direncanakan sebagai misi penipuan dan pelarian di bandara yang ditinggalkan di selatan Isfahan dengan dalih menyelamatkan pilot pesawat yang jatuh, benar-benar gagal,” kata Ebrahim Zolfaghari, juru bicara komando pusat militer, Khatam Al-Anbiya.

Dalam pernyataan video yang disiarkan televisi pemerintah, ia mengatakan dua pesawat angkut militer C-130 dan dua helikopter Black Hawk hancur selama operasi tersebut.

Ia menambahkan, Trump melanjutkan dengan “retorika kosong dan pengalihan perhatian meskipun kenyataan di lapangan menunjukkan posisi superior angkatan bersenjata Iran yang kuat.”

Media pemerintah membagikan gambar puing-puing hangus yang tersebar di daerah gurun, dengan asap masih mengepul dari lokasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *