Home / Nasional dan Internasional / Trump Serang Indonesia di Medsos

Trump Serang Indonesia di Medsos

Washington,REDAKSI17.COM – Unggahan Presiden Trump di Truth Social ini ibarat bumbu cabai level maksimal yang bikin suasana makin meledak.

Belum kering tinta kesepakatan gencatan senjata yang rapuh itu, Donald J. Trump kembali beraksi di panggung digitalnya. Kali ini, radar “julid” beliau tidak menyasar Washington atau Teheran, melainkan mendarat tepat di Indonesia.

Dengan gaya penulisan khas huruf kapital di mana-mana dan tanda seru yang berhamburanTrump tiba-tiba jadi pengamat sosiologi agama. Beliau menyentil penduduk Indonesia yang mayoritas Sunni.

“Sebagian besar orang Indonesia beragama Sunni, kan? Selama bertahun-tahun dengar Syiah itu ‘salah’ dan ‘berbahaya’ kampanye besar, omong besar!” tulisnya dengan nada sarkasme yang menusuk tulang.

Trump tampaknya kebingungan (atau pura-pura bingung) melihat fenomena di Indonesia. Beliau menyoroti betapa “ajaibnya” orang-orang yang dulunya kontra Syiah, sekarang malah bersorak mendukung rezim di Iran.
Logika Trump sederhana: Kalian mendukung Iran cuma karena mereka lawan Israel dan Amerika. Baginya, ini adalah perubahan haluan yang lebih tajam daripada tikungan sirkuit Mandalika!

Dalam unggahan tersebut, Trump menutup narasinya dengan kata-kata yang bikin telinga panas:

Tanpa Prinsip: Beliau menyebut tindakan ini nggak punya konsistensi sama sekali.

Politik Murni: Mengatakan A kemarin, melakukan B hari ini.

Munafik: Trump memberikan gelar “Hypocrisy on a different level” alias munafik tingkat tinggi.

Seperti biasa, unggahan itu ditutup dengan kata mutiara favoritnya: “SAD!!” (Menyedihkan!!). Seolah ingin menegaskan bahwa di mata beliau, pergeseran geopolitik ini hanyalah sebuah komedi putar yang tidak lucu.

Sepertinya Trump gerah karena “Anjing Gila”-nya (Netanyahu) terus memprovokasi, sementara dukungan publik dari negara Muslim terbesar di dunia malah mengarah ke rival utamanya, Iran.

Gencatan senjata memang sedang di ujung tanduk, tapi perang kata-kata di media sosial sudah pecah duluan. Apakah netizen +62 akan membalas dengan jurus “Silaturahmi Digital” ke akun Truth Social Miliknya?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *